BETANEWS.ID,KUDUS – Puluhan orang tampak antre di Serambi Bank Indonesia (BI) Bank Jateng Cabang Kudus, Selasa (10/3/2026). Mereka antre guna menukar uang pecahan baru untuk wisit lebaran.
Pimpinan Bank Jateng Cabang Kudus, Risdiyanto mengatakan, Bank Jateng mendapatkan jadwal pelayanan penukaran uang baru selama lima hari. Mulai 9 hingga 13 Maret 2026.
“Tidak semua bank mendapat waktu yang sama, ada yang hanya tiga atau empat hari. Tetapi Bank Jateng mendapat jadwal pelayanan selama lima hari penuh, dari Senin sampai Jumat,” ujar Risdiyanto kepada awak.media.
Dia menuturkan, Bank Jateng menjadi salah satu bank yang ditunjuk oleh Bank Indonesia untuk melayani penukaran uang baru melalui program Serambi BI. Setiap harinya ada kuota untuk 100 orang, artinya total ada kuota 500 orang untuk lima hari.
“Setiap harinya, layanan dibagi menjadi tiga klaster waktu. Klaster pertama dimulai pukul 09.00 hingga 10.00 WIB, klaster kedua pukul 10.00 hingga 11.00 WIB, dan klaster ketiga pukul 11.00 hingga 12.00 WIB,” rincinya.
Baca juga: Jasa Penukaran Uang Pecahan Baru di Kudus Mulai Bermunculan
Dia menuturkan, pendaftaran penukaran uang Serambi BI ini dilakukan melalui daring. Pendaftaran dimulai pada 28 Februari 2026 dan di Bank Jateng kuotanya langsung penuh pada hari tersebut.
“Masyarakat yang dapat kuota bisa menukar uang baru dengan maksimal nominal sebesar Rp 5,3 juta. Tersedia pecahan, Rp 50 ribu, 20 ribu, Rp 5 ribu, dan Rp 2 ribu,” rincinya.
Salah satu warga yakni, Rosmalia mengatakan, bahwa program penukaran uang baru ini sangat bagus sekali. Sebab tidak ada uang jasanya, sehingga sangat membantu warga yang akan meneruskan tradisi memberi wisit untuk anak kerabat saat lebaran.
“Jatah kuota penukaran uang baru saya maksimalkan yakni Rp 5,3 juta. Nantinya uang tersebut digunakan untuk wisit lebaran,” ujar warga Desa Tenggeles, Kecamatan Mejobo tersebut.
Editor: Kholistiono

