31 C
Kudus
Kamis, Februari 19, 2026

Sambut Ramadan, Warga Ketitangwetan Gelar Tradisi Makan Bareng di Tambak

BETANEWS.ID,PATI – Matahari siang itu tepat berada di atas kepala, namun keriuhan di pesisir Desa Ketitangwetan tak surut sedikit pun. Di sela-sela hamparan tambak Kecamatan Batangan, warga berkumpul dengan antusias.Mereka sedang bersiap menyambut datangnya bulan suci Ramadan dengan sebuah tradisi.

Mereka tampak berkumpul di pondok-pondok sambil menikmati jajanan yang dibawa dari rumah masing-masing. Sebagian lain terlihat turun ke tambak untuk menangkap ikan bandeng dengan jaring.

Sedangkan para ibu-ibu terlihat sedang menyiapkan masakan, mulai dari membersihkan bandeng, menyiapkan bumbu-bumbu hingga memasak kuliner khas pesisir seperti kelo mrico hingga bandeng bakar.

-Advertisement-

Setelah semua masakan selesai, belasan warga kemudian bergiliran mengambil makan. Mereka tampak begitu menikmati hidangan sederhana itu. Tak lupa, dalam acara makan-makan itu juga terselip doa agar selama Ramadan mereka diberikan kelancaran dalam beribadah dan bekerja.

Kepala Desa Ketitangwetan, Ali Muntoha, menjelaskan, tradisi makan bersama di tambak menjelang Ramadan ini telah dilakukan secara turun-temurun sejak para pendiri desa. Tradisi tersebut menjadi wujud rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT kepada masyarakat pesisir.

Baca juga : Resepsi HPN 2026 di Kudus, Insan Pers Didorong Perkuat Verifikasi di Tengah Gempuran AI

“Menu yang disajikan wajib ikan bandeng segar yang dipanen langsung dari tambak milik warga. Ikan kemudian dimasak menjadi bandeng kuah khas pesisir dan sebagian lainnya dibakar, untuk disantap bersama di pondok-pondok tambak,” katanya, Rabu (17/2/2026).

Meski sederhana, lanjut dia, suasana kebersamaan, gotong royong, dan silaturahmi yang terjalin membuat hidangan terasa semakin nikmat.

Salah satu warga, Kholis mengaku setiap tahun selalu mengikuti tradisi ini. Menurutnya, tradisi ini jadi momentum mempererat persaudaraan sebelum menjalankan ibadah puasa.

“Setiap menjelang Ramadan selalu mengikuti tradisi ini. Selain sebagai bentuk syukur juga menjaga kerukunan warga,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER