BETANEWS.ID,KUDUS – Kasus dugaan keracunan terhadap ratusan siswa SMAN 2 Kudus, berdampak pada diperketatnya pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bupati Kudus menginstruksikan, seluruh SPPG untuk meningkatkan koordinasi dengan puskesmas.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Nuryanto mengatakan, setiap SPPG kini wajib berkoordinasi dengan puskesmas di wilayah masing-masing. Koordinasi dilakukan sebelum makanan didistribusikan ke sekolah.
Baca juga : Jumlah Siswa SMKN 4 Pati yang Diduga Keracunan MBG Bertambah
“Ini sebagai tindak lanjut instruksi dari Pak Bupati dan Bu Wabup Kudus agar semua SPPG berkoordinasi dengan puskesmas,” ujarnya melalui sambungan telepon baru-baru ini.
Selain koordinasi, setiap menu MBG yang akan dibagikan harus diperiksa terlebih dahulu oleh tim kesehatan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kelayakan dan keamanan makanan.
“Setiap menu yang akan didistribusikan harus dicek terlebih dahulu oleh tim kesehatan,” jelasnya.
Editor: Kholistiono

