BETANEWS.ID, KUDUS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus mencatat banyak kejadian bencana akibat cuaca ektream yang terjadi sejak Jumat (9/1/2026) di wilayah Kota Kretek, baik cuaca ektream, bencana banjir maupun tanah longsor.
Berdasarkan data BPBD Kudus per hari ini, Senin (12/1/2026) pukul 8.00 WIB, warga terdampak total ada sebanyak 14.437 jiwa dari 4.610 KK, hingga ada tiga warga yang meninggal. Data tersebut terjadi di 30 desa dari delapan kecamatan di Kota Kretek.
Kejadian bencana tersebut terjadi disebabkan adanya cuaca ektream atau bencana hidrometeorologi yang terjadi sejak Jumat-Senin (9-12/1/2026) di wilayah Kabupaten Kudus.
Baca juga: Longsor Menawan Makan Korban, Bupati Kudus Turun ke Lokasi Bencana
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Kudus, EKo Hari DJatmiko menyampaikan, dampak cuaca hujan yang mengguyur Kudus beberapa hari terakhir ini mengakibatkan banyak bencana, seperti tanah longsor, banjir, dan cuaca ektream. Bencana tanah longsor terjadi di tiga kecamatan dengan 84 titik longsor, meliputi Kecamatan Gebog, Kecamatan Dawe, dan Kecamatan Bae, dan dilaporkan ada satu warga meninggal dikarenakan bencana ini.
“Bencana tanah longsor di Kecamatan Gebog, ada dua desa yakni Desa Rahtawu dan Menawan, kemudian di Kecamatan Dawe ada enam desa terdampak, meliputi Desa Japan, Kuwukan, Kajar, Ternadi, Kandangmas, dan Colo. Sementara di Kecamatan Bae hanya Desa Gondangmanis yang terdampak, sehingga dari total sembilan desa ini, ada sebanyak 20 KK dari 64 jiwa dan 20 rumah terdampak,” jelasnya.
Untuk bencana banjir, terdapat ada 16 desa dari 6 kecamatan yang terdampak, dengan total 14.362 jiwa dari 4.587 KK. Akibat bencana ini dua orang dilaporkan meninggal setelah hanyut karena aliran sungai.
Dari enam kecamatan mengakibatkan bencana banjir tersebut, meliputi Kecamatan Mejobo, Kota, Jekulo, Bae, Jati, dan Kaliwungu. Di mana Kecamatan Mejobo paling banyak desa yang mengalami kebanjiran dengan tujuh desa terdampak, disusul Kecamtan Kaliwungu dengan lima desa yang kebanjiran.
“Dari bencana banjir ini 176,4 hektar sawah teredam, 2.647 rumah terendam, dan dua warga mengalami laka air dan keduanya ditemukan meninggal dunia,” jelasnya.
Baca juga: Bikin Haru, Warga Kesambi Kudus ini Gelar Pernikahan di Tengah Banjir
Sementara untuk bencana cuaca ektrem mengakibatkan tujuh desa dari empat kecamatan terdampak. Di antaranya Kecamatan Dawe, Kaliwungu, Jati, dan Gebog. Bencana ini menyebabkan tiga pohon tumbang, tiga orang mengalami luka ringan dan tiga kendaraan rusak.
Akibat banyaknya bencana yang terjadi di Kabupaten Kudus, pihak BPBD Kudus telah berkoordinasi dengan pemdes, pemcam, TNI, Polri, Kencana, Destana, relawan gabungan, untuk menangani wilayah yang terdampak. Selain itu, BPBD Kudus juga telah menyalurkan dukungan logistik ke beberapa desa dan melakukan asesmen data secara periodik.
Editor: Suwoko

