Ratusan Rumah di Kalidoro Terendam Banjir, Pemerintah Dirikan Posko Umum

BETANEWS.ID, PATI – Ratusan rumah warga di Kelurahan Kalidoro, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati terendam banjir. Menyikapu kondisi tersebut, pihak kelurahan setempat pun mendirikan posko umum.

Posko umum didirikan di Masjid Maji’ Rohmati Annur Kalidoro. Posko ini, nantinya digunakan untuk menyuplai kebutuhan logistik hingga pengobatan bagi warga yang terdampak banjir.

Perangkat Kelurahan Kalidoro, Arif Imawan mengungkapkan, posko umum ini didirikan lantaran semua warga di kelurahannya terdampak banjir. Ia menyebut, ada 300 lebih rumah yang tergenang banjir.

-Advertisement-

Baca juga: Pantura Pati-Rembang Terendam Banjir, Arus Lalu Lintas Tersendat hingga 2 Kilometer

“Yang mendirikan dari kelurahan. Bantuan dari Setda Bupati karena rumah warga kebanjiran semua. Total 2 RW, 7 RT. 300-400 rumah,” katanya.

Selain untuk menyuplai logistik, posko ini juga dijadikan tempat pengungsian. Meski demikian, ia menyebut hanya puluhan warga yang mengungsi, sementara lainnya memilih bertahan di rumah masing-masing.

“Yang mengungsi tidak terlalu banyak. Ada yang masih tinggal di rumah. Tapi di rumah ketinggian ada 1 meteran. Tidak bisa masak, sehingga hanya menunggu bantuan saja,” ungkapnya.

Bantuan untuk posko di Kalidoro ini mulai berdatangan. Salah satunya bantuan berupa pinjaman gas elpiji 12 kilogram dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Pati.

Bantuan ini disalurkan langsung oleh Kepala Disdagperin Pati, Bhakti Junior Isrony. Ia menyebut gas elpiji ini untuk membantu operasi posko umum ini.

“Dalam rangka membantu teman-teman di Posko Kalidoro dengan pembukaan dapur umum karena adanya kejadian banjir. Tadi pagi ada perintah Bapak Bupati lewat Pj Sekda kepada Dinas Perdagangan dan Perindustrian memohon untuk bantuan tabungan elpiji kegiatan dapur umum,” ucapnya.

Baca juga: Banjir Rendam Jalur Alternatif Pati–Rembang, Rubinah Terpaksa Tak Jualan Karena Warungnya Kebanjiran

Rony menyebut, ada sebanyak 3 tabung gas elpiji 12 kilogram yang dipinjamkan. Pihaknya akan memastikan ketersediaan gas ini selama dapur umum beroperasi.

“Alhamdulillah kita dipenuhi dari teman-teman agen. Dapur umum di Kalidoro kita berikan pinjaman 3 tabung gas elpiji 12 kilo. Kalau habis digunakan segera komunikasi dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian,” pungkasnya.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER