Longsor Menawan Makan Korban, Bupati Kudus Turun ke Lokasi Bencana

BETANEWS.ID, KUDUS – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris langsung meninjau lokasi longsor yang menewaskan satu warga di Dukuh Kambangan, Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Minggu (11/1/2025). Orang nomor satu di Kota Kretek tersebut juga turut bertakziah ke rumah almarhum yang tidak jauh dari lokasi bencana.

Bupati Sam’ani menyampaikan bela sungkawanya terhadap keluarga yang jadi korban longsor. Menurutnya, musibah ini dikarenakan hujan yang sangat ekstrem di wilayah Kudus dan sekitarnya.

“Akibat hujan lebat ini ada beberapa titik yang terjadi bencana, di antaranya di Dukuh Kambangan ini yang mengakibatkan satu warga meninggal dunia. Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Kudus mengucapkan turut berduka cita,” ujar Sam’ani.

-Advertisement-

Baca juga: Hujan Ekstrem Picu Longsor di Menawan Kudus, Pemilik Toko Tewas Tertimpa Tebing

Pada momen tersebut, Sam’ani mengucapkan terima kasih kepada para relawan, pihak kepolisian dan TNI yang bahu membahu, gotong-royong dan sigap untuk penanganan bencana. Ia pun berharap, keadaan segera membaik.

“Semoga Kabupaten Kudus segera pulih, aman, tak terjadi lagi bencana, apalagi hingga menelan korban jiwa,” tuturnya.

Tak lupa, ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa waspada dan berhati-hati. Pasalnya, saat ini cuaca masih cukup ekstrem.

“Cuacanya masih ekstrem. Seluruh masyarakat Kudus untuk selalu berhati-hati. Jika tidak ada sesuatu yang mendesak, mohon ditunda dulu aktifitas di luar. Berakitifitaslah seperti biasa, tetapi tetap waspada dan berhati-hati,” imbaunya.

Diberitakan sebelumnya, Hujan ekstrem di wilayah Kabupaten Kudus mengakibatkan bencana longsor di Dukuh Kambangan, Desa Menawan, Kecamatan gebog, Minggu (11/1/2025). Akibat dari bencana tersebut, tiga rumah rusak dan satu korban meninggal dunia bernama Sriyatun.

Baca juga: Hujan Ekstrem Picu Banjir dan Longsor di Kudus, Ribuan Warga Terdampak

Bencana terjadi sekira pukul 13:00 WIB. Pada saat itu cuaca ekstrem dengan curah hujan sangat tinggi. Akibatnya, tebing setinggi 10 meter di belakang toko Sriyatun longsor.

Bencana tersebut merenggut nyawa Sriyatun yang terhimpit longsoran dengan dinding toko bagian dalam. Selain itu, bencana longsor juga merobohkan dinding bagian belakang toko milik korban. 

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER