BETANEWS.ID, KUDUS – Rumah warga Kelurahan Purwosari RT 1 RW 7, Kecamatan/Kabupaten Kudus roboh terkena aliran air yang cukup deras, Jumat (10/1/2026) malam. Hal ini terjadi karena rumah tepat berada di atas sungai yang sangat rawan terhadap bencana.
Ahmad Kosim, pemilik rumah mengatakan, peristiwa robohnya dinding rumah terjadi Jumat malam sekitar pukul 19.00 WIB. Hal itu disebabkan karena hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur Kabupaten Kudus sejak sore.
Aliran air yang tinggi mengakibatkan sungai meluap hingga dinding akhirnya terjadi longsor atau ambas. Beruntungnya dalam kejadian itu tidak ada korban, semuanya dikabarkan selamat.
Baca juga: Dua Kendaraan yang Terbawa Longsor di Colo Berhasil Dievakuasi
“Awalnya karena hujan deras, kemudian air meluap hingga dinding amblas. Karena memang air meluap melebihi talud, sehingga dinding tergerus oleh air sungai,” jelasnya pria yang berusia 68 tahun tersebut.
Ia mengaku, berada di dalam rumah dan sedang tidur saat kejadian berlangsung. Meski selamat, namun ada beberapa surat-surat yang ikut hanyut oleh aliran air, meliputi KK, KTP, Akta Kelahiran, KIS, dan pakaian.
“Ini baru sekarang ini air meluap tinggi dan mengakibatkan terjadinya longsor. Waktu itu saya sedang tidur di kamar dan anak saya di ruang tamu ini, Alhamdulillah selamat,” ungkapnya.
Bagian dinding yang amblas, kata dia, sepanjang 5 meter, meliputi dinding kamar tidur dan ruang tamu. Ia berharap, agar secepatnya bisa mendapat bantuan dari pemerintah kabupaten (Pemkab) Kudus.
Mengetahui ada warganya yang terkena musibah, Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris langsung meninjau lokasi kejadian. Bersama dengan beberapa OPD terkait, pihaknya membantu dengan memberikan bantuan beras dan bentuk material bangunan yang bisa untuk membangun kembali dinding yang roboh tersebut.
Baca juga: Update Bencana di Kudus: 6 Desa Terdampak Longsor, 6 Desa Kebanjiran
“Semoga korban diberikan ketabahan dan kuat. Untungnya dia tidak ikut aliran, karena waktu tidur Pak Kosim sedang tidur. Semoga kondisi Kudus segera aman,” terangnya.
Ia menjelaskan, bahwa pihaknya memberi bantuan sosial berupa beras terhadap korban. Selain itu, warga sekitar diminta untuk membantu melakukan kerja bakti atas bantuan material yang diberikan oleh BPBD Kabupaten Kudus.
“Ini kami tinjau rumah Pak Kosim, tembok belakang roboh, kita hadir di sini biar dari teman-teman OPD bisa memberikan bantuan sosial dari BPBD maupun kecamatan kota bisa sengkuyung. Dan mohon warga bisa kerja bakti material yang diberikan oleh BPBD,” ujarnya.
Editor: Suwoko

