31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Ganjar Minta Perusahaan Ikut Bantu Buruh yang Kena PHK dan Dirumahkan

BETANEWS.ID, BOYOLALI – Sebanyak 1.000 paket sembako diberikan kepada para buruh di Kabupaten Boyolali yang di PHK atau dirumahkan akibat dampak dari wabah Covid-19. Paket berisi bahan kebutuhan pokok seperti beras, minyak, gula, telor, mie dan lainnya. Ada pula tambahan ikan sebagai lauknya. Paket sembako diberikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bertepatan dengan peringatan hari buruh atau May Day, Jumat (1/5/2020).

“Di tengah kondisi susah seperti ini, memang harus ada yang memberikan perhatian kepada kawan-kawan buruh. Siapa itu, ya perusahaan dan pemerintah,” kata dia.

Meski banyak perusahaan yang gulung tikar dan melakukan pengurangan karyawan, namun Ganjar meminta agar perhatian tetap diberikan. Meski tidak banyak karena kondisi ekonomi sedang terguncang, minimal perusahaan bisa membantu memberikan keringanan.

-Advertisement-

Baca juga : May Day, Sugeng : ‘Demo Sekarang Tidak Penting, yang Penting Itu Bantuan’

“Mari perusahaan ikut bantu, berapapun itu sangat berarti. Setidaknya, kita bisa bikin ayem mereka, karena sebenarnya mereka saat ini deg-degan dan separuh panik, besok makan apa dan dimana,” terangnya.

Katanya, pihaknya bersama Korpri Jateng dan Pemkab Boyolali, hari ini memberikan bantuan 1.000 paket sembako. Menurutnya, perusahaan dapat melakukan hal yang sama agar suasana relasi hubungan industrial tetap berjalan bagus.

“Saya tahu kondisinya semua sedang susah. Tapi mari kita peduli dengan membantu sesama, khususnya dalam peringatan May Day ini, kita peduli pada kawan-kawan buruh,” tegasnya.

Bantuan-bantuan itu lanjut Ganjar penting untuk megamankan mereka setidaknya selama sebulan ke depan. Sebab kalau para buruh itu pikirannya aman, dapurnya masih mengebul, mereka akan bisa berkreasi dan berinovasi.

Baca juga : Ganjar Minta Buruh Tak Buat Kerumunan Massa saat May Day

“Kalau urusan makan sudah aman, mereka bisa kok berinovasi. Ada yang bikin masker, jualan, jadi tukang batu atau mungkin ekonomi kreatif akan muncul. Apapun itu, yang penting mereka bisa survive,” pungkasnya.

Ia katakan, di Jateng, total buruh yang di PHK dan dirumahkan sampai hari ini sekitar 55 ribu buruh. Sebagian besar dibantu sembako oleh pemkab dan pemkot masing-masing. Namun ada 3 kabupaten/kota yang tidak bisa mengkover bantuan untuk seluruhnya, yakni Kota Semarang, Ungaran, dan Boyolali. Itu yang kemudian dibantu pemprov, dengan jumlah 2.164 buruh.

Selain di Boyolali, sebelumnya Ganjar juga memberikan bantuan kepada buruh di Rusunawa Gedanganak dan Rusunawa Kudu Kota Semarang .

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER