31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

May Day, Sugeng : ‘Demo Sekarang Tidak Penting, yang Penting Itu Bantuan’

BETANEWS.ID, SEMARANG – Peringatan Hari Buruh atau May Day tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Jika pada tahun-tahun sebelumnya, May Day seringkali diwarnai dengan aksi unjuk rasa. Pun demikian, antusias buruh juga cukup tinggi untuk mengikuti aksi tersebut. Namun, berbeda dengan tahun ini moment May Day berada di saat adanya pandemi Covid-19. Sehingga, tak jarang buruh yang enggan lagi untuk ikut aksi.

Seperti halnya Sugeng Khotib, yang belum lama ini mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). Menurut Sugeng, jika tahun-tahun lalu ia juga ikut demonstrasi, namun saat ini ia tidak begitu semangat.

“Tidak demo sekarang, kondisinya sudah seperti ini. Saya terima kenyataan saja, demo sekarang tidak penting, yang penting itu bantuan,” ujar penghungi Rusunawa Kudu, Kota Semarang itu, saat menerima bantuan sembako dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

-Advertisement-

Baca juga : PPAT dan Notaris Berikan Bantuan Sembako dan APD

Ia mengaku selama dua bulan tidak bekerja, Sugeng mengaku sangat kesulitan menjalani kehidupan. “Sekarang kerja serabutan, bantu nyapu bersih-bersih di rusunawa ini. Semuanya demi mencukupi anak istri,” terangnya.

Sementara itu, Bagi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sendiri, peringatan Hari Huruh dijadikan momentum untuk berbagi. Mengingat banyak buruh yang di PHK atau dirumahkan akibat Covid-19 di Jawa Tengah, Ganjar mengunakan momentum May Day untuk membantu meringankan beban para pekerja dengan membagikan paket sembako.

Sebanyak 864 paket sembako dibagikan Ganjar kepada para buruh yang menempati Rusunawa Kudu Kota Semarang, Jumat (1/5/2020). Mereka begitu antusias menerima bantuan dari Ganjar karena selama ini memang kesulitan.

“Di rusunawa ini, 75 persen dihuni oleh buruh pabrik. Hampir semuanya sudah terdampak, ada yang di PHK atau dirumahkan,” kata Mujiono,65, salah satu buruh yang tinggal di rusunawa Kudu.

Dirinya sendiri mengaku sudah dua minggu dirumahkan dari pekerjaannya di pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Sisa tabungan selama bekerja, ia gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Alhamdulillah dapat bantuan sembako dari Pak Gubernur. Bisa membantu kami yang terdampak Corona ini,” tegasnya.

Baca juga : Ganjar Minta Buruh Tak Buat Kerumunan Massa saat May Day

Ganjar Pranowo mengatakan, banyak kawan-kawan buruh di Jateng yang sedang kesulitan saat ini. Banyak di antara mereka yang di PHK, dirumahkan atau terdampak lainnya.

“Momentum May Day ini kita gunakan untuk saling membantu. Daripada buruh pada demo, mengumpulkan masa itu kan berbahaya. Maka kami meminta buruh tidak usah aksi demo di peringatan May Day ini, biarkan kami yang demo dengan membagi-bagikan bantuan kepada mereka,” ucapnya.

Selain kepada buruh yang dirumahkan atau di PHK, bantuan-bantuan itu lanjut Ganjar juga diberikan kepada mereka yang sangat membutuhkan. Mereka yang usahanya mandek, atau terkena dampak lain juga akan dibantu.

“Khususnya mereka yang tinggal di tempat-tempat semacam ini, akan kami berikan bantuan agar bisa lebih tenang,” tutupnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER