Tiga Bulan Hilang, Warga Cepogo Jepara Ditemukan Sudah Jadi Tengkorak 

BETANEWS.ID, JEPARA – Penemuan kerangka manusia di kawasan hutan Resort Pengelolaan Hutan (RPH) Jinggotan, Badan Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Gajah Biru Petak 120C di Desa Cepogo, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara menggegerkan warga. 

Penemuan tengkorak manusia itu bermula pada saat Bambang Hadi Priyono (56), warga setempat, hendak pulang usai mencabut singkong di area hutan. Saat melintas di antara semak sekitar pukul 16.30 WIB, pandangannya tertuju pada benda menyerupai tengkorak manusia.

Baca Juga: Dinkes Jepara Bakal Ikut Turun Awasi Penyaluran MBG

-Advertisement-

“Saya kaget waktu melihat tengkorak itu. Setelah yakin bahwa itu kerangka manusia, saya langsung menghubungi teman dan pihak kepolisian,” ujar Bambang dari laporan tertulis yang diterima Betanews.id, Senin (6/10/2025). 

Bambang kemudian segera melaporkan temuannya kepada dua warga lain, yaitu Darso (37) dan Khoirul Faizin (37), yang kemudian meneruskan laporan ke Polsek Kembang.

Tak lama, tim gabungan dari Polsek Kembang, Tim Inafis Polres Jepara, dan petugas medis dari Puskesmas Kembang mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Setelah dievakuasi oleh pihak Inafis dan tenaga kesehatan, salah satu warga bernama Khoirul Faizin ikut mengecek. Rupanya, tengkorak itu adalah ayahnya.

“Saudara Faizin meyakini bahwa kerangka manusia tersebut adalah ayah kandungnya,” terang Kapolsek Kembang, Iptu Heru S saat dikonfirmasi Betanews.id, Senin (6/10/2025). 

Keyakinan Faizin itu, Iptu Heru mengatakan diperkuat dengan pakaian yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP).

Pakaian tersebut yakni celana kolor pendek kombinasi merah biru celana panjang warna biru tua dengan lis putih memanjang ke bawah. Pakaian itu identik dengan milik ayah kandungnya yang menghilang.

Kepada Polisi, Faizin menyebut bahwa ayahnya terakhir pergi dari rumah sekitar tiga bulan lalu. Tepatnya di pertengahan Juli 2025 lalu dan sampai sekarang belum pulang.

Baca Juga: Gudang Mebel Berisi Barang Siap Kirim di Bawu Jepara Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp2 Miliar 

“Keluarga sudah berusaha melakukan pencarian. Namun tidak ketemu,” katanya. 

Dari hasil pemeriksaan, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada kerangka tubuh korban. Polisi menduga korban meninggal karena kondisi kesehatan dan gangguan depresi yang membuatnya sering meninggalkan rumah.

“Saat ini jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan secara layak di Desa Cepogo,” pungkasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER