Meski Belum 100 Persen, Jembatan Sengon di Jalur Jepara-Kudus Akhirnya Dibuka 

BETANEWS.ID, JEPARA – Setelah dua bulan ditutup total atau tepatnya pada tanggal 23 Juli 2025 lalu, Jembatan Sengon Bugel yang berada di ruas Jalan Jepara-Kudus akhirnya resmi dibuka pada Rabu (1/10/2025).  

Sebelumnya pada Senin, (15/9/2025) jembatan yang berada di Desa Sengon, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara tersebut sempat dibuka, namun khusus untuk kendaraan roda dua.  

Baca Juga: Bakal Berlanjut Hingga Kuliah Jadi Alasan Orang Tua Siswa Tertarik Sekolahkan Anaknya di SR

-Advertisement-

Sub Koordinator Jalan dan Jembatan, Balai Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pati pada Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Cipta Karya (DPUBMCK) Provinsi Jawa Tengah, Parjo mengatakan saat ini jembatan tersebut sudah dibuka untuk seluruh jenis kendaraan. 

Selain Jembatan Kali Sengon yang berada di Ruas Jalan Raya Jepara-Kudus, Jembatan Kalirodo yang berada di Ruas Jalan Jepara-Kedungmalang Pecangaan atau Ruas Jepara-Demak pada hari ini juga mulai dibuka. 

“Progress Pembangunan Jembatan Kali Sengon di ruas jalan Kudus – Jepara dan Jembatan Kalirodo di ruas Jepara Demak, pada pagi hari ini pukul 00.00 WIB, sekaligus sebagai momen memperingati hari Kesaktian Pancasila mulai dibuka untuk seluruh kendaraan,” kata Parjo dalam pesan tertulis yang diterima Betanews.id, Rabu (1/10/2025). 

Parjo mengatakan saat ini progres fisik pengerjaan jembatan memang belum 100 persen. Akan tetapi, karena mempertimbangkan umur beton yang sudah cukun dan sudah diaspal maka dari Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Pati, DPUBMCK Provinsi Jawa Tengah menginginkan pembukaan jalan tersebut. 

“Kalau sebelumnya baru untuk sepeda motor, karena ini sudah selesai diaspal dan pertimbangan usia beton, akhirnya diijinkan untuk dilalui kendaraan,” tambahnya. 

Dengan dibukanya jalur lalu lintas tersebut, Parjo berharap bisa memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat pengguna jalan. 

“Semoga juga bisa mempercepat perpindahan barang dan orang sehingga meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah,” ujarnya. 

Baca Juga: Hasil Uji Lab Tak Temukan Bakteri Penyebab Keracunan Menu MBG di Jepara

Meski sudah dibuka, Parjo menghimbau kepada pengguna jalan agar tetap berhati hati dan mengendalikan kecepatan kendaraan. Sebab di Jembatan tersebut masih terdapat pekerja yang menyelesaikan pekerjaan jembatan. 

“Jembatan tersebut belum di pasang marka sehingga pengguna jalan untuk hati- hati dan mengendalikan kecepatan pada wilayah jembatan tersebut tidak lebih dari 30 km/jam,” pesan Parjo.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER