Melihat Aksi Barongan Bersih-bersih Sampah pada World Cleanup Day

BETANEWS.ID, PATI – Suara gamelan yang ditabuh oleh sejumlah siswa SMAN 1 Kayen terdengar mengalun merdu di sebuah kawasan Punden Ki Ageng Joyokusumo Sumber Dodo Desa Jimbaran, Kecamatan Kayen, Pati pada Rabu (1/10/2025) siang.

Sementara, dua putra dan putri asal Papua tampak membawa dupa dan sapu di sapu di tangan mereka. Keduanya, kemudian menyerahkan dupa kepada juru kunci punden. Disusul kemudian, jajanan pasar yang dibawa menggunakan tampah oleh dua siswi lainnya, juga sebagian diserahkan kepada juru kunci tersebut.

Baca Juga: Pameran Puisi Rupa Ngangsu Banyu 2025 Diserbu Pengunjung

-Advertisement-

Hal ini merupakan bagian dari prosesi dari aksi bersih-bersih sampah oleh sivitas SMAN 1 Kayen, di lingkungan Punden Sumber Dodo dalam rangka World Cleanup Day (WCD) atau hari bersih-bersih sedunia.

Tak berapa lama, sosok Barongan dan Bantengan menari mengikuti alunan irama gamelan. Mereka kemudian menyisir lokasi yang terdapat aneka sampah organik maupun non-organik.

Sampah-sampah itu kemudian mereka pungut, lalu dimasukkan ke dalam kantong plastik yang telah disiapkan.

Di bagian lain, guru maupun siswa juga tampak membersihkan sampah yang ada di kawasan sendang tersebut.

Kepala SMAN 1 Kayen, Wiyarso mengatakan, dipilihnya kawasan Sendang Sumber Dodo untuk kegiatan aksi bersih-bersih tersebut, merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

“Selain dekat dengan sekolah, kita juga ingin menguri-uri budaya, sebab, Sendang Sumber Dodo ini merupakan salah satu situs yang perlu dijaga kelestariannya,” ujar Wiyarso.

Ia berharap, melalui kegiatan ini, lingkungan tetap bersih dan situs yang ada di Kayen khususnya terjaga kelestariannya.

Selain di Sendang Sumber Dodo, aksi bersih-bersih lingkungan juga dilakukan di kawasan Gua Pancur, sekolah dan beberapa titik jalan yang pohon-pohonnya terdapat paku.

Sementara itu, salah satu siswi SMAN 1 Kayen, Dita Ayu Tivani menyampaikan, aksi bersih-bersih ini merupakan bentuk komitmen dari siswa untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan.

Baca Juga: Wujud Nyata Peduli Lingkungan, Seniman Jepara Gelar Aksi ‘Tilik Segara Lor’

“Sebab di sini, di Sumber Dodo ini, selain memang dekat dengan sekolah, di tempat ini juga banyak sampah-sampah tidak dibuang secara tepat. Banyak warga kurang peduli dengan sampah ini mau dibuang ke mana,” sebutnya.

Ia pun menyebut, bahwa di Sumber Dodo tersebut, juga terdapat mata air yang menurutnya perlu dijaga dan dilestarikan.Sehingga, mata air yang ada itu tidak mati dengan banyaknya sampah yang ada.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER