Punya Banyak Varian Topping, Donat Dapur Bunda di Jalan Ki Mangunsarkoro Jepara Dijamin Bikin Nagih 

BETANEWS.ID, JEPARA – Bagi pecinta makanan manis, stand Donat Glaze Dapur Bunda yang berada di Jalan Ki Mangunsarkoro, Kelurahan Panggang, Kecamatan/Kabupaten Jepara bisa menjadi salah satu tempat rekomendasi.   

Meskipun dijual di lapak yang sederhana, stand donat glaze dengan tipe celup tersebut tidak pernah sepi pembeli. Mereka datang silih berganti, mulai dari anak-anak, remaja, hingga usia dewasa. 

Baca Juga: Pisang Thailand, Menu Unik yang Jadi Andalan Kedai Banaryo Kudus

-Advertisement-

Pemilik Donat Dapur Bunda, Wulan Septian Dwi Cahya (24) menyebutkan ada sekitar sembilan varian rasa glaze dan sepuluh topping yang bisa dipilih langsung oleh pembeli. 

Wulan sengaja menjual donat dengan topping yang bisa dipilih langsung, agar para pembeli bisa bebas menentukan varian rasa dan topping dari donat yang dibeli.  

“Kita jenis donatnya, donat celup ya dengan topping glaze, ada sembilan varian rasa, mulai dari coklat, keju, tiramisu, taro, strawberry, vanila, cappucino, blueberi, sama matcha,” katanya pada Betanews.id, Sabtu (27/9/2025).  

Untuk harga, Wulan mengatakan terdapat tiga paket donat yang bisa dipilih. Yaitu Rp10 ribu isi 4 buah donat, Rp15 ribu isi 6, dan Rp20 ribu isi 12.  

“Selain di Jepara Kota, kita punya tiga cabang lain, ada di Senenan dekatnya RSUD Kartini, kemudian di dekat Bundaran Ngabul, dan di sekitar Lapangan Kenari Kalinyamatan,” sebutnya.  

Wulan melanjutkan, untuk stand yang di Jepara Kota, buka mulai pukul 09.00-21.00 WIB. Kemudian untuk yang di daerah Senenan, pukul 10.00-21.00 WIB dan untuk di Ngabul dan Kalinyamatan pukul 15.00-21.30 WIB.  

Dalam sehari, wulan mengaku bisa menjual sekitar empat ribu buah donat untuk seluruh stand. Jumlah tersebut biasanya bertambah dua kali lipat pada saat hari libur. 

“Satu stand kita sehari itu bisa jual sekitar 1 ribu donat, itu kalau hari biasa. Kalau libur, sekitar 1.500 – 2.000 donat,” ungkapnya. 

Wulan bercerita, sebenarnya ia mulai berjualan donat sejak tahun 2019 lalu, saat ia mulai merintis usaha dapur bunda. 

Saat itu, Wulan yang memiliki hobi baking dan baru menikah, hampir setiap hari mencoba resep membuat donat. Oleh suaminya, ia kemudian disarankan untuk berjalan dan terus bertahan sampai sekarang. 

“Awalnya itu hobi ya, hobi yang menguntungkan. Kalau bisa dijual kenapa ngga? Jadi awal jualan donat itu tahun 2019, donat ini produk pertama Dapur Bunda dan alhamdulillah masih bertahan sampai sekarang,” katanya. 

Baca Juga: Jarang Dijual, Getuk Justru Menjadi Incaran Penikmat Kuliner

Dari usaha donat tersebut, Wulan mengatakan total terdapat 18 orang yang menjadi karyawannya. Mereka rata-rata merupakan anak muda dan mahasiswa. 

“Mulai dari bagian produksi sampai yang jaga stand, itu total 18 karyawan, mereka anak muda semua, ada juga mahasiswa, karena itu memang visi misi kita,” pungkasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER