BETANEWS.ID, PATI – Dalam kurun waktu tiga hari terakhir, dua kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan Jendral Sudirman, Pati. Minimnya penerangan jalan diduga menjadi penyebab utama terjadinya insiden tersebut.
Peristiwa pertama terjadi pada Sabtu (13/9/2025) malam. Sebuah mobil pickup menabrak median jalan di sekitar Plaza Pragola. Belum genap dua hari, insiden serupa kembali terjadi di jalur yang sama, Senin (15/9/2025).
Baca Juga: Pemkab Pati Kehilangan Potensi Pendapatan Rp37 Miliar dari Sektor PBB
Kecelakaan kedua bahkan lebih parah. Sebuah mobil Honda HR-V ringsek setelah menabrak lampu merah yang berdiri di tengah jalan. Mobil tersebut terbalik dan membuat pengendaranya harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Plt Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Pati, Tony Romas Indriarsa, mengakui kondisi rawan tersebut. Ia menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk segera menambah penerangan di jalur vital itu.
”Memang kami sudah mendapatkan laporan dari masyarakat. Kemudian kami sudah koordinasi dengan Satlantas, Bina Marga dan pihak-pihak terkait lainnya,” ujar Tony, Selasa (16/9/2025).
Selain penambahan lampu penerangan, Dishub Pati juga berencana memasang rambu-rambu lalu lintas tambahan. Langkah ini diambil untuk mencegah terulangnya kecelakaan akibat kondisi jalan yang sedang direvitalisasi.
”Kita sudah lalukan survei dan kita petakan tempat-tempat yang akan kita tambah penerangan jalan dan rambu-rambu. Sehingga tidak terjadi kecelakaan lagi di Jalan Sudirman Pati yang dikarenakan kurangnya penerangan jalan,” ungkapnya.
Baca Juga: Khawatir Ada Main Mata, Masyarakat Pati Bersatu Datangi Anggota Pansus dan Pertanyakan Komitmen
Tony berharap upaya ini bisa menekan angka kecelakaan. Ia juga mengimbau para pengguna jalan lebih berhati-hati saat melintas di Jalan Jendral Sudirman Pati.
”Ada bebeberapa titik setidaknya untuk penambahan lampu dan rambu jalan. Sepanjang jalan Sudirman dari SMPN 4 sampai Tugu Bandeng panjangnya 1,4 kilometer. Mohon hati-hati pengendara jalan. Karena situasinya tidak normal, ada proyek. Waspada jangan sampai lengah. Apalagi jalannya lebar,” pungkasnya.
Editor: Haikal Rosyada

