Protes Regrouping, Siswa SDN Tayu Kulon 01 Ramai-ramai Pindah ke Sekolah Tetangga

BETANEWS.ID, PATI – Puluhan orang tua memprotes kebijakan regrouping yang menimpa SD Tayu Kulon 01. Kebijakan itu, mengharuskan anak-anak mereka untuk bergabung di SDN Tayu Kulon 02.

Namun, mayoritas orang tua ogah anak-anaknya pindah dan bergabung ke SDN Tayu Kulon 02. Mereka mengaku tidak rela dan tidak ikhlas kalau harus pindah ke sekolah yang ditunjuk Dinas Pendidkan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pati itu.

Justru, mereka ramai-ramai memindahkan anak mereka ke sekolah tetangga, yakni SDN Luwang 01, Kecamatan Tayu. Keputusan itu diambil, agar para siswa tersebut bisa segera mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) karena sudah sepekan terlantar.

-Advertisement-

Baca juga: Tangis Wali Murid Pecah, SDN Tayu Kulon 01 Tetap Harus Ditutup usai Terdampak Regrouping

Salah satu wali murid, Sriatun, mengatakan, ada puluhan siswa dari kelas II sampai VI yang pindah ke SDN Luwang 01 mulai Senin (22/7/2025) kemarin. Kemudian sisanya bersedia pindah ke SDN Tayu Kulon 02.

“Jadi sebenarnya belum ikhlas. Tapi, kan, kasihan anak, karena anak saya sudah kelas enam, sebentar lagi ujian (kelulusan),” ujarnya saat dihubungi awak media, Rabu (23/7/2025).

Menurut Sriatun, alasan pindah ke SDN Luwang 01 yang jaraknya 2,2 kilometer karena sejak awal para orang tua tidak bersedia regrouping ke SDN Tayu Kulon 02. Namun, ada sebagian orang tua yang akhirnya bersedia karena kebanyakan dari mereka sudah berusia lanjut.

“Gak ikhlas kalau SD kami dipindah ke situ (SDN Tayu Kulon 02). Harusnya SD sana (SDN Tayu Kulon 02) yang pindah ke sini (SDN Tayu Kulon 01). Yang bersedia diregrouping itu kebanyakan yang wali muridnya sudah tua-tua,” sebutnya.

Di tengah kebijakan Disdikbud Pati yang secara bertahap melakukan regrouping, Sriatun tetap berharap, SDN Tayu Kulon 01 dibuka lagi karena sayang sekali jika bangunan sekolah dianggurkan.

Baca juga: Meski Ada Penolakan, Regrouping SDN Tayu Kulon 01 Tetap Jalan

“Harapannya, ya, sekolah tetap dibuka, kan eman-eman (sayang) sekolahnya,” katanya.

Saat dikonfirmasi, Plt Kepala Disdikbud Pati, Andrik Sulaksono memastikan, siswa SDN Kulon 01 bersedia pindah ke SDN Tayu Kulon 02. Dia menyebut permasalahan penolakan regrouping sebelumnya sudah selesai.

“Tetap (diregrouping), dan (permasalah penolakan) sudah clear,” katanya saat dihubungi awak media lewat pesan singkat.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER