BETANEWS.ID, KUDUS – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus agar kegiatan pelaksanaan anggaran APBD tahun 2025 segera dijalankan tepat waktu. Hal itu disampaikan oleh Ketua DPRD Kudus, H. Masan, SE. MM, dalam Sidang Paripurna Jawaban Bupati mengenai LKPJ 2024 dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) 2025, Rabu (16/7/2025).
H. Masan, SE. MM menegaskan, pihak legislatif telah melaksanakan tugas pembahasan APBD secara tepat waktu. Kini giliran eksekutif untuk segera melakukan pelaksanaan kegiatan secara tepat waktu juga.
Baca Juga: Disdag Kudus Sebut Tak Temukan Beras Oplosan saat Sidak Sejumlah Toko
“Bersinergi untuk terus membenahi Kudus ke depan, bahwa proses pembahasan APBD yang sudah dilakukan tepat waktu. Tentunya dari Pak Bupati akan terus berusaha agar pelaksanaan APBD itu juga bisa dilaksanakan tepat waktu. Sehingga dampak ekonomi dan lainnya bisa membawa Kudus lebih baik,” katanya, usai sidang.
Tak hanya soal pembahasan APBD murni tahun 2025 yang dilakukan tepat waktu, dia mengatakan, pembahasan APBD Perubahan juga bakal dilakukan hari Jumat mendatang.
“Untuk pelaksanaan tergantung Pak Bupati. Yang jelas pembahasan APBD itu sudah kita jalankan. Sedangkan pembahasan APBD Perubahan kita gelar hari Jumat nanti,” tuturnya.
Pihaknya berkomitmen, akan mengawal pelaksanaan program dan kegiatan yang telah dirancang dengan seksama. Supaya pelaksana kegiatan bisa berdampak bagus dan menuju Kudus yang lebih baik lagi.
“Pengawasan ini kan bisa kita lihat, seperti serapan anggaran APBD sampai dengan hari ini sudah berapa persen. Akan terus kita lakukan komunikasi dan kita awasi sesuai dengan tupoksi DPRD,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Kudus, Dr. Ars. Sam’ani Intakoris, S.T., M.T. menyampaikan, laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2024 dan nota keuangan perubahan APBD 2025 telah berjalan dengan baik.
“Alhamdulillah berjalan dengan lancar. Semoga bisa disepakati bersama untuk bisa dilaksanakan. Rakyat menunggu eksen kita,” ujarnya.
Baca Juga: DPRD Kudus Soroti Pelaksana Kegiatan Program Tak Tepat Waktu
Terkait pandangan dari Fraksi Partai Keadilan Sosial mengenai coffee maker yang tumbuh banyak di Kabupaten Kudus, Bupati menjelaskan, langkah terdekat yang dilakukan adalah mendata dan melakukan pendekatan dengan baik. Terpenting menurutnya pengguna jalan tidak terganggu adanya coffee maker ada di pinggir jalan tersebut.
“coffee maker, nanti kita data. Kita lakukan pendekatan-pendekatan yang baik. Untuk trotoar bisa digunakan lesehan maupun duduk di kursi, yang penting pengguna jalan dan pendistribusian bisa berjalan dengan baik,” sebutnya.
Editor: Haikal Rosyada

