BETANEWS.ID, KUDUS – Terik matahari siang itu menerangi barisan bunga segar yang tertata rapi di sebuah toko di Jalan HM Subchan ZE Nomor 211, Purwosari, Kudus. Toko itu adalah Bintarti Florist, milik seorang perempuan yang gemar berinovasi untuk memuaskan para pelanggannya.
Meski ukurannya kecil, Bintarti Florist memberi kesan mewah berkat koleksi bunga segar yang memanjakan mata. Mutiara Sari, sang owner, mengaku bahwa awalnya hanya iseng membuat buket untuk kelulusan, tak menyangka toko kini berkembang dan semakin dikenal.
Baca Juga: Rumah Kado Dabisa Bangsri, Usaha Kekinian dengan Sentuhan Kreatif
“Awalnya cuma iseng, karena mau lulus tapi nggak ada yang ngasih bunga. Jadi bikin sendiri, terus diposting di media sosial. Eh, banyak yang tanya-tanya. Dari situ kepikiran jualan buket,” ceritanya.
Kini, Bintarti Florist tidak hanya melayani pesanan buket bunga. Mereka juga menyediakan papan bunga, buket balon, hampers, buket uang, hingga standing akrilik yang bisa disesuaikan dengan permintaan pelanggan. Harga yang ditawarkan sangat variatif, mulai dari Rp2.000 hingga jutaan rupiah, sesuai jenis dan ukuran pesanan.
Saat ini ada Tiga karyawan yang membantu operasional tokonya. Satu di antaranya adalah Tia. Ia mengungkapkan fakta unik soal pesanan paling tidak biasa yang pernah mereka kerjakan, yakni buket bibit tanaman cemara.
“Pesanan paling unik itu buket dari bibit tanaman cemara. Prosesnya cukup lama, hampir dua jam karena bibitnya harus diwrapping satu per satu. Belum lagi harus ditutup bunga-bunga seperti bunga matahari untuk menutupi media tanahnya,” ujar Tia.
Proses pencarian bibit memakan waktu hingga dua hingga tiga hari sebelum bisa dirangkai menjadi buket. Hal itulah yang membuat prosesnya memakan waktu berjam-jam.
“Sedangkan untuk buket kecil hanya membutuhkan waktu sekitar 15 jingga 20 menit saja. Di sini, mulai dari makanan, snack, uang, hingga bibit tanaman bisa dikreasikan menjadi buket cantik,” beber Tia saat ditemui beberapa waktu lalu.
Selain buket, Bintarti Florist juga menerima pesanan akrilik kecil maupun standing akrilik. Proses pembuatannya pun terbilang lama jika dibandingkan membuat buket biasa. Sekitar 30 menit untuk akrilik kecil dan hingga satu jam untuk standing akrilik.
Dengan pelayanan yang ramah dan hasil pekerjaan rapi, pelanggan bahkan rela menunggu agar buket mereka dibuat sesuai permintaan. Tak hanya dari Kudus, pesanan juga datang dari luar kota.
“Bagi yang mau pesan, Bintarti Florist buka setiap hari dari pukul 08.00 WIB hingga 20.00 WIB. Bisa juga dipesan melalui Instagram @bintartiflorist,” tambahnya.
Penulis: Eka Rahmania, Mahasiswa PPL UIN Sunan Kudus
Editor: Haikal Rosyada

