31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Dosen UI Sebut Bukti Aktivitas Manusia Purba di Situs Patiayam Memang Ada

BETANEWS.ID, KUDUS – Aktivitas ekskavasi yang dilakukan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) di Situs Patiayam, Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, mulai menunjukkan hasil menggembirakan. Dosen Arkeologi UI Prof R. Cecep Eka Permana mengaku telah menemukan bukti kuat adanya aktivitas manusia purba di lokasi tersebut, meski fosil manusianya belum ditemukan.

“Manusianya belum, tapi bukti aktivitas ada. Artefak yang ditemukan merupakan alat dari tulang atau batu yang sudah dipangkas dan ada bekas potongan. Ini tidak mungkin dilakukan oleh binatang. Potongan itu menunjukkan penggunaan alat potong dari batu, yang hanya dilakukan manusia,” ungkapnya di lokasi ekskavasi, belum lama ini.

Temuan tersebut diperoleh dari praktik ekskavasi oleh 71 mahasiswa Prodi Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UI yang sedang menjalani Kuliah Kerja Lapangan (KKL) sejak 11 Juni 2025. Mereka menggali berbagai lapisan tanah di Formasi Slumprit, formasi geologis yang diperkirakan berusia antara 300 ribu hingga 700 ribu tahun lalu.

-Advertisement-

Baca juga: Ditemukan Tahun Lalu, Fosil Gajah Purba Patiayam Mulai Diekskavasi

“Lapisan Slumprit ini sangat penting karena banyak temuan fosil hewan purba, dan kemungkinan juga manusia purba berada di lapisan ini. Proses pembentukan wilayahnya bisa dilihat dari batuan yang berlapis, masing-masing memiliki usia dan struktur yang khas,” jelasnya.

Selain menemukan artefak, mahasiswa juga berhasil mengidentifikasi lapisan-lapisan sedimen dengan ciri khas struktur fluvio-vulkanik yang saling silang, serta beberapa fosil hewan. Temuan itu memperkuat dugaan bahwa kawasan Patiayam merupakan habitat manusia purba bersama hewan-hewan sezaman.

“Melalui KKL ini, mahasiswa diajarkan langsung cara menggunakan alat ekskavasi dan teknik penggalian. Ini penting karena kondisi tanah di Patiayam sangat kompleks dan berlapis,” ungkaapnya.

Baca juga: Titik Bekas Galian Fosil Patiayam Bakal Dibuat Gardu Pandang

Pemilihan lokasi ekskavasi di Situs Patiayam mengacu Center for Prehistory and Austronesian Studies (CPAS) yang telah melakukan ekskavasi temuan gajah purba jenis Elephas. Dengan temuan-temuan ini, Prof Cecep berharap keberadaan fosil manusia purba bukan hal yang mustahil untuk ditemukan di Patiayam.

“Kita melihat potensi besar di ekskavasi ini. Tinggal menunggu waktu untuk menemukan bukti yang lebih lengkap,” imbuhnya.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER