Berdayakan 17 Ribu Perempuan untuk Jahit Masker, Masih Ada Kesempatan Mendaftar

BETANEWS.ID, SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memiliki program untuk pemberdayaan perempuan sebanyak 17 ribu orang. Program ini terkait dengan dampak adanya wabah Covid-19. Belasan ribu perempuan itu, nantinya akan diberdayakan untuk membuat masker kain. Sedangkan sasarannya sendiri adalah perempuan kepala keluarga dan perempuan rentan lain yang terdampak Covid19.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan KB (DP3AP2KB) Jawa Tengah Retno Sudewi menjelaskan, penerima manfaat sebanyak 1.700 kelompok, dengan masing-masing kelompoknya 10 orang.

Baca juga : SMK Duta Karya Bagikan Seribu Hand Soap untuk Jemaah Masjid

-Advertisement-

Sehingga total sasaran sebesar 17 ribu orang perempuan. Dengan kriterianya adalah perempuan kepala keluarga, disabilitas, korban kekerasan,  pekerja migran Indonesia, IRT dengan ODHA, dan kader PKK.

“Mereka kami berdayakan sebagai bagian dari jaring pengaman ekonomi untuk membantu masyarakat melewati masa krisis ini,” ujarnya.

Baca juga : Didatangkan dari Jepang dan China, HDCI Sumbang Masker N95 ke Tenaga Medis Kudus

Masyarakat yang ingin mengikuti program tersebut bisa mendaftar di dinas yang membidangi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) kabupaten atau kota. Pendataan atau identifikasi penerima manfaat dimulai 13 April hingga 20 April. Proses pekerjaan menjahit masker akan dimulai pada awal hingga pertengahan Mei.

Kelompok yang sudah terdaftar akan mendapat kiriman kain sebagai bahan masker. Ongkos jahit akan diberikan apabila pekerjaan sudah selesai. Tiap kelompok ditarget menghasilkan 450 buah masker.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER