31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Polisi Bekuk Enam Pelajar SMK di Pati Usai Terlibat Tawuran

BETANEWS.ID, PATI – Polisi membekuk enam pelajar SMK yang terlibat dalam aksi tawuran antar-pelajar. Aksi bentrok brutal itu terjadi di Jalan Raya Pati-Gembong, tepatnya di dekat SMKN 2 Pati, Desa Muktiharjo, Kecamatan Margorejo, Pati, pada Jumat (9/5/2025) siang.

Ironisnya, peristiwa yang menimbulkan satu korban luka berat dan dua luka ringan ini, terjadi saat umat Islam tengah melaksanakan ibadah Salat Jumat.

Polisi bergerak cepat dan kurang dari tujuh jam berhasil membekuk enam pelaku tawuran tersebut.

-Advertisement-

“Alhamdulillah, berkat informasi dari masyarakat, sehingga, kurang dari tujuh jam kami melakukan pengungkapan dan mengamankan 6 pelaku kasus tawuran antar-pelajar, ” ujar Kasat Reskrim Polresta Pati AKP Heri Utomo, pada Sabtu (10/5/2025).

Ia menyebut, dari enam pelaku yang berhasil ditangkap itu, untuk sementara ini masih dilakukan pemeriksaan untuk pengembangan kasus tersebut.

“Dari 6 pelaku ini, untuk sementara masih kita kembangkan perannya masing-masing. Nanti saya akan informasikan lagi, ” imbuhnya.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa tiga sepeda motor (Honda Scoopy, Beat, dan Vario) serta sejumlah senjata tumpul seperti balok kayu dan besi hollow—yang diduga menjadi alat bentrok.

Kasat Reskrim juga menyampaikan, bahwa pihaknya telah mengecek korban tawuran ke rumah sakit. Disebutkan, korban satu orang luka berat dan dua lainnya luka ringan.

Diberitakan sebelumnya, sebuah pemandangan mengerikan terekam kamera dan viral di media sosial. Dua kelompok pelajar SMK di Kabupaten Pati terlibat tawuran di jalan raya, tepat di saat masyarakat tengah menjalankan Salat Jumat, pada Jumat (9/5/2025).

Video-video yang beredar luas melalui grup WhatsApp hingga Facebook memperlihatkan suasana mencekam. Di tengah teriknya siang, puluhan siswa saling baku hantam menggunakan benda tumpul seperti bambu dan kayu.

Beberapa motor berserakan di jalan, dan seorang pelajar bahkan tampak tergeletak tak berdaya, hendak ditolong kawannya namun gagal karena tubuhnya terlalu lemas.

Insiden berdarah ini terjadi di Jalan Pati-Gembong, Desa Muktiharjo, Kecamatan Margorejo, hanya beberapa meter dari SMKN 2 Pati.

Berdasarkan kesaksian warga, bentrokan berlangsung sekitar pukul 12.15 WIB, saat masjid sekitar masih melantunkan khutbah salat Jumat.

“Kejadiannya saat salat Jumat. Saya bilang gini ke mereka, waktu salat Jumat kok malah bertengkar,” ujar Bu De, pemilik warung nasi yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.

Bu De menuturkan, saat sedang sibuk melayani pelanggan, sekelompok siswa datang mengendarai motor. Tak lama kemudian, kelompok lain muncul mengejar mereka sambil membawa bambu dan kayu.

“Terus dikejar dengan pakai bambu dan kayu,” ujarnya.

Situasi sempat tenang sejenak, namun justru berubah menjadi lebih panas. Kelompok siswa yang datang lebih dulu kembali lagi. Kali ini sambil menyalakan mercon. Tawuran pun meletus kembali dengan intensitas lebih tinggi. Korban pun mulai berjatuhan.

“Sama-sama naik motor. Pukul-pukulan. Sampai pada berdarah. Ada yang diboncengkan temannya. Terus digebuki terus. Ada korban. Ndak meninggal,” sebut Bu De.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER