31 C
Kudus
Jumat, Februari 20, 2026

Semringahnya Syukur Bisa Mudik Gratis 3 Tahun Beruntun: ‘Fasilitasnya Memuaskan’

BETANEWS.ID, KUDUS – Program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mendapat sambutan hangat dari perantau. Tahun ini ada lima bus yang mampu mengangkut 244 warga.

Salah satunya adalah Ahmad Syukur (62), warga Padurenan, Kecamatan Gebog. Dia mengaku sangat menikmati fasilitas mudik gratis selama tiga tahun terakhir.

Bekerja di sebuah percetakan digital di Jakarta selama 25 tahun, Syukur mengaku sangat bersyukur bisa kembali ke kampung halaman tanpa harus mengeluarkan biaya besar seperti sebelumnya.

-Advertisement-

Baca juga: Sam’ani Sambut Ratusan Pemudik di Pendapa Kudus

“Sebelum ada mudik gratis, saya harus mengeluarkan sekitar Rp600 ribu untuk pulang ke Kudus. Alhamdulillah, sudah tiga tahun ini saya bisa mudik gratis terus. Fasilitasnya bagus, nyaman dan sangat memuaskan,” bebernya, Rabu (26/3/2025) malam.

Syukur bersama dua keluarganya yang tiba di Pendapa Kudus, langsung disambut Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris. Dia merasa senang karena pelayanan yang diberikan ketika perjalanan sampai kampung halaman sangat baik.

Ketua Koordinator Mudik Forum Komunikasi Masyarakat Kudus (FKMK), Eka Sulistiana, mengapresiasi konsistensi Pemkab Kudus dalam menyelenggarakan mudik gratis. Tahun ini, ada lima bus, tiga dari Pemkab Kudus dan dua dari Dinas Perhubungan Jawa Tengah.

“Harapannya ke depan jumlah bus bisa bertambah, karena masih banyak warga Kudus yang ingin mudik tapi belum mendapatkan kuota,” kata Eka.

Baca juga: Ratusan Perantau dari Jakarta Tiba di Kampung Halaman Pati

Ia menambahkan, sebagian besar peserta mudik gratis tahun ini merupakan pekerja informal, seperti pedagang, pengemudi ojek online, guru ngaji, hingga buruh pabrik.

“Dengan adanya ini kami sangat terbantu. Walaupun tanpa biaya, pelayanan yang diberikan sangat baik sekali. Bahkan tadi dikawal Voorijder, dilepas oleh Wakil Bupati dan diberikan fasilitas snack serta pengantaran menuju kediaman kita masing-masing. Ini tidak dilakukan oleh kota-kota lain, Kudus istimewa” imbuhnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER