31 C
Kudus
Rabu, Februari 18, 2026

Jalan Provinsi di Jepara Paling Parah Se-Muria Raya, Ini Sebabnya

BETANEWS.ID, JEPARA – Jalur Provinsi yang berada di Kabupaten Jepara, terutama Jalan Jepara-Kelet saat ini kondisinya rusak parah. Bahkan, kerusakan tersebut sudah berlangsung bertahun-tahun. 

Sub Koordinator Jalan dan Jembatan Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Pati, Parjo, mengatakan, dibanding kabupaten lain di Eks Karesidenan Pati, kerusakan jalan provinsi di Kabupaten Jepara memang yang paling parah. 

Sehingga, saat ini pihaknya memprioritaskan perbaikan ruas jalan provinsi di Kabupaten Jepara untuk dipelihara.

-Advertisement-

“Skala prioritas kami saat ini di Kabupaten Jepara. Terutama Jepara-Kelet dan Mayong,” katanya pada Kamis, (26/12/2024). 

Baca juga: DPRD Minta PLTU Tanggungjawab Kerusakan Jalan Jepara-Kelet

Khusus untuk Jalur Jepara-Kelet, ia sendiri tidak menampik bahwa kerusakan jalan di Jalur tersebut cukup parah. Ratusan lubang jalan yang menganga juga membahayakan bagi pengguna jalan. 

Ia menyebut setidaknya ada empat masalah utama pada kerusakan Jalan Jepara-Kelet, yaitu cuaca ekstrem, kendaraan berat atau ODOL, struktur tanah, dan lingkungan. Kerusakan ruas jalan tersebut selalu semakin parah ketika curah hujan tinggi karena mempercepat aspal mengelupas.

Sementara terkait kendaraan ODOL atau kendaraan berat, ia melihat sejauh ini banyak kendaraan bermuatan berat seperti kontainer pengangkut mebel atau kayu dan kendaraan pengangkut material dari PLTU Tanjung Jati, rutin melintas. Di samping itu, truk-truk pengangkut hasil tambang juga selalu melintas.

“Kepadatan lalu lintas kendaraan berat di situ (jalan Jepara-Kelet) memang tinggi,” katanya. 

Di sisi lain, ia mengatakan bahwa kemampuan jalan Jepara-Kelet hanya bisa dilintasi kendaraan dengan berat maksimal delapan ton. Sedangkan yang sering melintas, tonasenya jauh dari ambang batas kemampuan jalan.

“Karena kalau dilalui kendaraan lebih dari 8 ton, tentunya tidak kuat juga. Di samping itu, jalan sudah lama juga,” ujarnya.

Baca juga: Rusak Parah, Jalan Jepara-Kelet Bikin Sambat Warga 

Kemudian terkait soal lingkungan, ia menilai, masyarakat setempat sering abai dengan kondisi sekitar. Pihaknya sudah seringkali mengingatkan, untuk tidak mengarahkan air dari permukiman ke jalan raya. Namun, ternyata imbauan tersebut tak diindahkan.

Parjo mengungkapkan, struktur tanah di Sebagian ruas Jalan Jepara-Kelet tidak jenis tanah padas, sehingga kerusakannya lebih dalam dan parah.

Dia mencontohkan, di depan gudang mebel Kota Jati, tepatnya di kilometer 6,5 Desa Suwawal, Kecamatan Mlonggo. Tahun lalu, di sana dilakukan pengaspalan untuk beberapa puluh meter. Namun saat ini sebagian sudah rusak kembali.

“Itu karena struktur tanah dan kendaraan muatan berat banyak dan sering melintas,” pungkasnya. 

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER