PS Klumpit Juara Sukun League U-23 Musim 2024

BETANEWS.ID, KUDUS – Gelar juara PS Klumpit sedikit ternoda di laga terakhir Kompetisi Divisi 1 Sukun League U-23, Sabtu (19/10/2024). Menjamu Lawet FC, tim asuhan Sandi Ahmadi mengalami kekalahan 0-1. Parahnya lagi, permainan tim juara di laga terakhir cenderung kasar sehingga dua pemainnya diganjar dua kartu merah.

Hasil pertandingan tersebut memang tak lagi berpengaruh pada posisi PS Klumpit yang sudah mengamankan gelar juara ketika kompetisi masih tersisa dua pertandingan. Namun menjamu Lawet FC,  tim juara itu seolah kehilangan ritme permainan dan serangan-serangan yang membahayakan gawang lawan.

Babak pertama berakhir imbang tanpa gol. Di babak kedua tensi permainan mulai tinggi. Pelanggaran keras sering dilakukan oleh t PS Klumpit.

-Advertisement-

Baca juga: Bacin Evolution Juara Sukun League U-17 Usai Kalahkan Spultura Puyoh Dawe 5-0

Puncaknya dua pemain PS Klumpit harus diganjar kartu merah, yakni Shaka Lokananta di menit 59 dan Muhammad Sadhollah di menit 72.

Setelah dua kartu merah tersebut, pertandingan nyaris jadi milik Lawet FC. Namun, kokohnya pertahanan tuan rumah membuat tim tamu kesusahan membuat gol.

Gol yang ditunggu Lawet FC akhirnya terjadi pada waktu tambahan. Tepatnya pada menit 80+4 melalui sepakan keras Rehan.

Pelatih PS Klumpit menyayangkan kekalahan di laga terakhir. Namun, ia tetap bangga kepada para pemainnya yang telah meraih juara Sukun League U-23.

“Dua laga terakhir kita memang bermain kurang bagus. Sebab beberapa pemain ada yang cedera. Tapi saya tetap bangga kepada para pemain, karena kita sudah juara,” ujar Sandi.

Tak lupa, ia berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung PS Klumpit selama kompetisi bergulir, baik para sponsor liga yakni PT Sukun Wartono Indonesia maupun para sponsor-sponsor dari Desa Klumpit.

Baca juga: Lini Depan Persiku Tumpul, Kandidat Top Skor Sukun League U-23 Siap Jadi Solusi

“Awalnya kita tidak mematok untuk juara Sukun League U-23. Kita mengalir saja, dan alhamdulillah PS Klumpit bisa juara,” bebernya.

Dia berharap, kompetisi ini tidak berhenti sekali ini saja, tetapi akan tetap berlanjut di tahun depan. Sebab menurutnya, kompetisi ini sangat bagus bagi pembinaan sepak bola di Kudus.

“Harapannya kompetisi tetap dilanjutkan di tahun depan,” harap Sandi.

Kemenangan atas tim juara, menjadikan Lawet FC berada di peringkat tiga klasemen akhir Sukun League U-23. Untuk peringkat dua direbut oleh tim PSB Bacin dan peringkat empat jadi milik tim Persig Gribig.

Sementara predikat pemain terbaik kompetisi jadi direbut pemain PSB Bacin Khoirul Anam. Sementara top skor Sukun League U-23 jadi milik striker Pedawang FC, Muhammad Al Farrel dengan 27 gol.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER