BETANEWS.ID, KUDUS – Forum Komunikasi Disabilitas Kudus (FKDK) menyebut selama ini Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Kudus tak ramah disabilitas. Makanya, Ketua FKDK, Rismawan Yulianto, berharap Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 ini bisa menjadi helatan yang inklusi.
“Semoga ini bisa jadi masukan bagi penyelenggara Pilkada 2024, termasuk KPU (Komisi Pemilihan Umum). Supaya slogan ramah terhadap penyandang disabilitas itu benar-benar diwujudkan,” ujar Rismawan usai sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, serta Bupati dan Wakil Bupati Kudus oleh KPU Kudus di Balai Desa Mlati Lor, Kecamatan Kudus, Selasa (15/10/2024).
Menurutnya, akses ke TPS itu sangat penting dan berpengaruh terhadap para penyandang disabilitas. Bahkan, ada yang mengaku sampai diangkat-angkat untuk bisa masuk TPS.
Baca juga: Sam’ani Tak Akui Baliho ‘Mbak-Mbak Cantik’ di Alun-Alun Kudus Adalah Miliknya
“Padahal kalau aksesnya disediakan untuk penyandang disabilitas, hal tersebut tak perlu terjadi,” tegasnya.
Rismawan juga mengusulkan, Pilkada 2024 ini nanti ada TPS mobile. Menurutnya, disabilitas itu bukan dari fisiknya saja. Bahkan orang tua yang kena stroke juga termasuk disabilitas.
“Mudah-mudahan di Pilkada tahun ini bisa difasilitasi lagi untuk TPS mobile. Agar bisa datang ke rumah-rumah para penyandang disabilitas, supaya partisipasinya di Pilkada bisa meningkat,” bebernya.
Dia mengungkapkan, ketika ada helatan pesta demokrasi, proses paling penting sebenarnya ketoka pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih. Sebab, melalui proses coklit lah, akan teridentifikasi lokasi TPS bagi penyandang disabilitas bersangkutan.
“Agar nanti ada pemenuhan hak-hak akses bagi penyandang disabilitas di TPS tersebut. Kurangnya fasilitas bagi pemilih penyandang tuna netra juga menghambat Pilkada yang inklusi,” ungkapnya.
Baca juga: Dana Kampanye Paslon Pilkada Kudus 2024 Dibatasi Maksimal Rp58 M
Sementara itu, Komisioner KPU Kudus, Muhammad Mawahib mengatakan, akan menindaklanjuti keluhan teman-teman penyandang disabilitas. Waktu pelaksanaan Pilkada juga masih cukup lama, nanti bisa disampaikan kepada (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara).
“Kami akan melakukan bimbingan teknis (Bimtek). Semua keluhan teman-teman penyandang disabilitas akan kami koordinasikan,” ujar Mawahib.
Editor: Ahmad Muhlisin

