Lini Depan Persiku Tumpul, Kandidat Top Skor Sukun League U-23 Siap Jadi Solusi

BETANEWS.ID, KUDUS – Barisan lini serang Persiku Kudus bisa dikatakan tumpul pada Pegadaian Liga 2 musim 2024-2025. Pasalnya, dari 6 laga tim Macan Muria baru mencetak tiga gol. Oleh karenanya, kandidat top skor Sukun League U-23, Muhammad Al Farrel mengaku siap apabila diminta memperkuat Persiku.

Sampai pekan ke-21, pemain Pedawang FC tersebut sudah menorehkan 27 gol. Artinya, Farrel mempunyai rata-rata mencetak 1,2 gol di setiap laga.

Memang benar, mungkin kualitas permainan lawan di Sukun League U-23 tak sebanding dengan Liga 2. Namun, dengan usianya yang masih 17 tahun, tentu sang pemain masih bisa berkembang lagi.

-Advertisement-

Baca juga: Sukun League U-23, Hattrick Farrel Tak Mampu Selamatkan Pedawang FC dari Kekalahan

“Jika dibutuhkan dan dipercaya untuk bergabung dengan Persiku, tentu saya akan siap,” ujar Farrel usai laga melawan Lawet FC di Lapangan Kongsi Loram Wetan, Minggu (13/10/2024).

Pelatih Pedawang FC sekaligus mantan penyerang andalan Persiku, Agus Santiko mengatakan, bahwa Farrel memiliki bakat yang bagus sebagai penyerang, tetapi sayangnya belum dilirik Persiku.

“Farrel ini sebelumnya sudah ikut latihan satu bulan setengah dengan tim Persiku, tetapi kemudian dicoret,” ujar Santiko.

Pihaknya mengaku tidak mengetahui alasan tim pelatih. Namun menurutnya, keputusan pelatih Persiku mencoret Farrel saat itu kurang tepat.

“Apalagi bila melihat kondisi Persiku saat ini yang minim gol. Serta banyaknya penggemar yang menyoroti performa buruk para striker Persiku, tentu penilaianku saat itu cukup terbukti,” bebernya.

Baca juga: Ditahan Imbang Bhayangkara FC, Lini Serang Persiku Jadi Sorotan

Santiko menilai, sebagai penyerang Farrel ini cukup komplit. Dribling bagus, penempatan posisi oke, dan yang pasti naluri mencetak golnya tinggi.

“Tak hanya itu, Farrel ini adalah pemain yang cerdik. Sebab ketika dijaga dua lawan, seringnya bisa lepas. Finishing golnya juga bagus,” ungkapnya.

Selama Sukun League U-23, Farrel memang bisa dikatakan pembeda. Sebab, sang pemain tergabung di klub Pedawang FC yang notabene hanya tim papan tengah. Namun, sang pemain seolah punya begitu banyak cara untuk mencetak gol ke gawang lawan, termasuk tim-tim kuat.

Farrel punya keberanian duel dengan bek-bek lawan yang mempunyai postur badan lebih besar dan usia yang lebih tua darinya. Berani dribble bola untuk menusuk pertahanan lawan.

Finishingnya cukup oke.  Jika tendangannya tak terblok oleh pemain lawan, hampir semua menjadi gol. Apabila gagal, minimal tendangannya itu menjadi shot on target. Hal itu menandakan sang pemain punya akurasi arah tendangan yang bagus. Bahkan beberapa kali, Farrel tetap bisa mencetak gol melalui sudut tembak yang sempit,” bebernya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER