BETANEWS.ID, JEPARA – Ratusan generasi muda Nahdlatul Ulama (NU) yang tergabung dalam relawan Barisan Juara (Bara) melakukan deklarasi siap memenangkan Pasangan Calon nomor urut 1 (Paslon) Nuruddin Amin–Mochammad Iqbal (Gus Nung-Iqbal) di Pemilihan Keapla daerah (Pilkada) Jepara.
Deklarasi tersebut disampaikan dalam pertemuan terbatas yang digelar di Swasana Coffe and Resto, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Jumat, (4/10/2024).
Dalam sambutannya, Gus Nung menceritakan pengalamannya selama proses pilkada yang penuh dengan tanda-tanda kebesaran Allah SWT. Pada saat pengambilan nomor urut di KPU, Gus Nung merasa mendapatkan isyarat akan datangnya kemenangan bagi pasangan Juara.
Baca juga: Dapat Nomor Urut 1, Ini Strategi Gus Nung-Iqbal Jadi Juara di Pilkada Jepara
“Kami merasa bersyukur dipilihkan nomor urut satu oleh calon bupati sebelah, karena mendapatkan giliran terakhir. Sesuai slogan kami yakni Juara, kami merasakan aura kemenangan dengan ditakdirkan mendapatkan nomor urut satu,” katanya.
Sementara itu, calon wakil bupati Iqbal Bejeu memaparkan rencana pembangunan Jepara selama lima tahun ke depan harus menggunakan pola perencanaan yang bersifat bottom-up, bukan top-down.
“Kami berharap para sahabat tidak hanya berusaha memenangkan pasangan Juara dalam pilkada, tetapi harus mengawal kami selama lima tahun ke depan. Jangan biarkan kami berdua terkooptasi oleh kekuatan modal atau oligarki,” ujar Iqbal.
Selain itu, ia juga mengajak seluruh relawan untuk bekerja bersama, bersinergi dan berkolaborasi dalam membangun Jepara. Relawan Bara yang berada di desa bahkan sampai tingkat RT, harus mampu menjadi garda terdepan dalam pembangunan Jepara.
Baca juga: Gus Nung-Iqbal Targetkan Suara 62 Persen di Pilkada Jepara
“Kita harus mengedukasi masyarakat dengan perilaku politik yang jujur, santun dan berintegritas. Kita mesti menghindari money politics dengan cara melakukan kontrak politik dengan warga masyarakat,” tambahnya.
Relawan Bara, Ali Masrukhin, menyatakan dukungannya kepada paslon Juara setelah membaca rekam jejak Gus Nung-Iqbal Bejeu serta mencermati visi dan misi Juara.
“Sebagai kader NU, kami tentu lebih memilih pasangan yang tidak diragukan ke-NU-an dan kesantriannya. Gus Nung pernah menjadi ketua tanfidziyah PCNU Jepara selama dua periode, sedangkan Mas Iqbal pernah nyantri di Kudus dan Parung Bogor,” tutur Ali.
Editor: Ahmad Muhlisin

