BETANEWS.ID, JEPARA – Muhammad Ramadhan Adinda Prabu, pria kelahiran 8 Desember 2021 dari Desa Banjaragung, Kecamatan Bangsri, menjadi anggota termuda di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara periode 2024-2029.
Prabu, begitu ia disapa merupakan kader dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) dari Daerah Pemilihan (Dapil) 2 meliputi Kecamatan Mlonggo, Pakisaji, dan Bangsri.
Baca Juga: WHO Prediksi 900 Juta Orang Bakal Alami Gangguan Pendengaran di 2050, 60% Anak-Anak
Pria yang saat ini masih menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI), Universitas Nahdatul Ulama (UNISNU) Jepara bercerita jika langkahnya untuk terjun di dunia politik karena sejak awal sudah dikader oleh ayahnya.
Ia merupakan putra dari Almarhum Sunarto. Anggota DPRD dari Partai NasDem periode 2014-2019, yang kemudian kembali terpilih pada periode 2019-2014, namun wafat pada tahun 2023.
“Dari awal memang sudah dikader sama bapak yang juga anggota Partai NasDem. Kemudian niat saya semakin bulat untuk terjun di politik selain karena dukungan keluarga, juga dorongan dari partai dan tim. Dan Alhamdulillah hasilnya sesuai dengan harapan,” katanya saat ditemui di Gedung DPRD Kabupaten Jepara, Selasa (13/8/2024).
Sebagai sosok anak muda di DPRD, ia mengatakan akan berkomitmen untuk memfasilitasi serta mewadahi apa yang menjadi kebutuhan dan keinginan dari anak muda. Sebab .dengan terjun di dunia politik, potensinya untuk bisa membantu masyarakat menurutnya jauh lebih besar.
“Karena saya anak muda, tahu apa kebutuhan anak muda, apa yang diinginkan anak muda. Harapan saya dengan menjadi anggota DPRD saya bisa memfasilitasi keinginan mereka, apa yang mereka butuhkan saya bisa berikan,” katanya.
Baca Juga: PKB Jepara Kompak Minta Cak Imin Kembali Jadi Ketum PKB
Selama masa kampanye hingga sekarang berhasil dilantik menjadi anggota DPRD, ia mengatakan sudah banyak menerima aspirasi dari masyarakat. Khususnya dari kalangan anak muda yang menitipkan pesan agar mengembangkan olahraga di Jepara.
“Masukan banyak. Dari anak muda paling banyak olahraga, karena di desa tertentu olahraga nya tertinggal. Salah satunya sepak bola, bola voli, tenis meja, bulutangkis, itu sih yang paling banyak,” pungkasnya.
Editor: Haikal Rosyada

