Debit Waduk Gembong Susut hingga 2,8 Juta Metrer Kubik

BETANEWS.ID, PATI – Musim kemarau yang terjadi di wilayah Kabupaten Pati juga berdampak terhadap susutnya debit Waduk Gembong. Hingga menjelang akhir Juli 2024 ini, waduk yang berada di Kecamatan Gembong, Pati itu mengalami penyusutan hingga 2,8 juta meter kubik.

Kasmudi, operator Waduk Gembong mengatakan, saat ini debit air Waduk Gembong berada di angka 6,7 meter kubik. Jika normal, debit waduk tersebut mencapai 9,5 juta meter kubik.

Baca Juga: Update Uji Lab Sampel Makanan yang Diduga Picu Keracunan Massal Pekerja PT Sejin, Ini Hasilnya

-Advertisement-

“Sudah terjadi penurunan 6,7 juta meter kubik, yang awalnya 9,5 meter kubik. Ada permintaan pengairan juga,” ujar Kasmudi, Selasa (23/7/2024).

Menurutnya, untuk permintaan pengairan dari petani, sampai sejauh ini baru berasal dari wilayah di Kecamatan Wedarijaksa. Sedangkan untuk jumlah air yang dialirkan mencapai 1.600 meter kubik.

Dengan jumlah 6,7 juta meter kubik air yang masih berada di waduk, menurutnya, masih aman mengairi area persawahan hingga 57 hari ke depan.

“Masih amanlah. Kalau tidak ada permintaan pengairan dari petani, diperkirakan malah bertambah lama dari perkiraan awal,” ungkapnya.

Ia menyebut, Waduk Gembong mengairi persawahan di empat kecamatan. Yakni, Kecamatan Wedarijaksa, Kecamatan Pati, Tlogowungu dan Margorejo.

Baca Juga: Aksi Lorot Celana Saat Demo di Depan Kantor DMPTSP Pati Berujung Dilaporkan ke Polisi

Katanya, kondisi debit air waduk saat ini lebih banyak dibanding dengan tahun lalu. Kalau tahun lalu, menurutnya debit waduk kurang dari 5 juta meter kubik.

Hal itu, menurutnya dipengaruhi faktor kemarau yang lebih kering dibanding tahun ini. Saat ini, beberapa kali katanya masih turun hujan.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER