BETANEWS.ID, JEPARA – Memasuki tahun ajaran baru, beberapa Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Jepara kekurangan jumlah siswa. Salah satunya di SDN Kalianyar, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara.
Siti Alqomah, Guru SDN Kalianyar menyebut tahun ini jumlah siswa baru yang mendaftar di SDN Kalinyar hanya tujuh siswa. Sedangkan idealnya dalam satu kelas minimal terdiri dari 28 siswa.
Baca Juga: Bawaslu Jepara Temukan 60 Pantarlih Masuk Sipol
“Tahun ini murid baru hanya tujuh siswa, sesuai lulusan dari TK-nya. Kalau lulusan TK nya segitu ya, jumlah (yang mendaftar)-nya ya segitu. Pokoknya kalau di Kalianyar ini siswa (baru) tergantung lulusan dari TK,” katanya saat ditemui di SDN Kalianyar, Senin (22/7/2024).
Kondisi tersebut menurutnya rutin terjadi setiap tahun. Sehingga berdampak pada minimnya keseluruhan jumlah murid di sekolah tersebut. Adapun jumlah keseluruhan siswa di SDN Kalianyar saat ini, mulai dari kelas 1-6 hanya 53 siswa.
Pada tahun ajaran 2023-2024, SDN Kalianyar juga hanya meluluskan enam siswa. Ia menuturkan, minimnya jumlah penduduk di Desa Kalianyar yang menjadi penyebab utama minimnya jumlah siswa baru yang mendaftar.
Jumlah Kepala Keluarga (KK) di Desa Kalianyar sendiri hanya sekitar 150 KK yang terbagi ke dalam tiga Rumah Tangga (RT).
“Jumlah penduduk disini (Desa Kalinyar) kan hanya sedikit. MI tidak ada, SD ya hanya ini, tidak ada yang lain. Sehingga jumlah siswanya ya memang minim. Kadang kalau ada anak yang sekolah ke luar (desa) itu biasanya mondok,” terangnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, pada tahun 2019 SDN Kalianyar pernah direncanakan untuk dilakukan regrouping dengan SDN di desa sebelah, yaitu Desa Surodadi.
Baca Juga: KPU Jepara Terima Usulan Tiga TPS Khusus di Pilkada 2024
Namun sesuai hasil audiensi yang dilakukan oleh pihak sekolah, kepala desa, dan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora), regrouping tersebut ditolak. Dengan alasan, jarak tempuh para siswa ke sekolah baru di Desa Surodadi cukup jauh.
“Pernah ada rencana Regrouping di tahun 2019, ke sekolah terdekatnya di Desa Surodadi. Tapi posisi Desa Kalianyar ke Surodadi sangat jauh. Sehingga kasian para siswanya, sedangkan orang tuanya kan bekerja, sehingga nanti ke sekolahnya malah susah,” ungkapnya.
Editor: Haikal Rosyada

