BETANEWS.ID, PATI – Empat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kabupaten Pati tidak memenuhi target siswa baru pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2024/2025.
Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMP, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati, Fauzin Futiarso, mengatakan, sekolah yang tidak mencapai target dalam penerimaan siswa baru itu berada di daerah perbatasan hingga tidak ada transportasi umum.
“Kalau untuk jumlah murid sebenarnya sudah tercukupi. Hanya saja target muridnya belum tercapai. Rata-rata muridnya tercukupi dua rombel,” ujar Fauzin, saat dihubungi lewat sambungan telepon, Kamis (4/7/2024).
Baca juga: SMAN 1 Pati Terancam Dilaporkan ke Polda Jateng Terkait Dugaan Jual Beli Kursi PPDB
Ia menyebut, sekolah yang saat ini target siswanya belum tercapai adalah SMPN 1 Jaken, SMPN 2 Dukuhseti, SMPN 2 Pucakwangi, dan SMPN 3 Tambakromo. Sekolah tersebut hanya memperoleh sekitar 60 siswa atau dua kelas.
“Targetnya itu empat kelas, tadi terpenuhi ada dua kelas ada tiga kelas saja,” ungkapnya.
Fauzin mengatakan, beberapa faktor sekolah tersebut yang tidak mencapai target, di antaranya karena faktor minimnya transportasi menuju sekolah, kemudian sekolah tersebut berada di daerah perbatasan, hingga daerah sekolah merupakan sawah.
“Kemungkinan adanya transportasi menuju sekolah itu susah, tidak ada transportasi umum. Kedua, daerah perbatasan seperti Dukuhseti perbatasan dengan Jepara, SMPN 2 Jaken perbatasan dengan Rembang,” ungkapnya.
Baca juga: Pemprov Jateng Sebut Sudah Proses Dugaan KK Palsu dalam PPDB SMAN 1 Pati
Dia melanjutkan, sekolah yang target siswanya tak terpenuhi itu, maka pendaftaran penerimaan siswa baru diperpanjang sampai awal masuk sekolah. Sebab, pendaftaran penerimaan siswa baru telah ditutup pada pertengahan Mei 2024 lalu.
“Yang kalau rombel belum dipenuhi, kami mengizinkan sewaktu-waktu ada siswa daftar diperbolehkan dalam rangka untuk memenuhi target. Rata-rata, anak-anak yang belum daftar dari daerah, kalau tidak diterima jadi anak putus sekolah,” katanya.
“Mulai pembelajaran masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) mulai 22 Juli 2024,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

