Berkah Kemarau, Penjual Es Teler Ini Bisa Raup Omzet hingga Rp700 Ribu Sehari

BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa orang terlihat berkerumun di Outlet Es Teler milik Lilik di Jalan GOR Wergu Wetan, Desa Wergu Wetan, Kecamatan/Kabupaten Kudus. Dengan bermodalkan kontainer berukuran tak begitu besar itu, dirinya tampak begitu ceketan melayani pembeli yang siang itu datang silih berganti.

Di cuaca yang begitu terik ini, outletnya memang jadi salah satu primadona bagi orang-orang yang ingin menghilangkan dahaga. Apalagi, harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau untuk ukuran warga Kudus.

“Ada empat menu yang disajikan, yaitu es teler, es buah, durian kocok, dan alpukat kocok yang harganya Rp10 ribu,” ungkapnya, Kamis (09/05/2024).

-Advertisement-

Baca juga: Porsinya Gede Banget, Es Bingsoo Korea di Getas Pejaten Ini Harganya Cuma Rp6 Ribu

Lilik melanjutkan, dari empat menu itu yang best seller adalah es telernya. Isiannya ada jelly, sagu mutiara, alpukat, durian, biji selasih, dan kelapa mudanya.

“Semua menu memang kita beri durian semua. Alhamdulillah ramai. Sekarang karena cuaca sudah mulai panas jadi ramai pembelinya,” jelasnya.

Dirinya menyebut, saat ini kebanyakan es teler miliknya lebih banyak laku secara online, yaitudari ShopeeFood dan GrabFood. Menurutnya, online food saat ini menjadi salah satu jalan alternatif untuk orang-orang yang malas untuk keluar rumah.

Baca juga: Modal Rp4 Ribu Sudah Dapat Es Buah yang Segar Banget di Getas Pejaten

“Karena, kan, sebelum buka es teler memang sudah jualan ayam geprek juga. Nah, pas pandemi itu nggak boleh makan di tempat akhirnya fokus di aplikasi online. Dan, kebetulan pas buka es teler sekalian dimasukkan ke aplikasi,” ujar Lilik.

Alhamdulillah dalam sehari bisa dapat Rp600-700 ribu sudah bersyukur. Kalau untuk outlet biasanya buka setiap hari mulai pukul 07.00-21.00 WIB. Tapi untuk online hanya sampai jam 20.00 WIB saja,” lanjutnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER