BETANEWS.ID, JEPARA – Nasib nahas dialami oleh penumpang mobil box Daihatsu dengan nomor polisi B 9597 QJ. Sopir berinisial (W), warga Desa Pancur Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara tadinya akan melarikan diri usai menabrak motor vario bernomor polisi K 3938 KV di Perempatan Cemoro Kembar, gang masuk Desa Troso, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara, Rabu (29/5/2024).
Saat melarikan diri, sopir diduga oleng hingga kemudian menabrak pembatas jembatan di Jalan Strekan, Desa Troso dan mobil terjun ke sungai. Joko Santoso (45), saksi mata bercerita kejadian terjadi sekitar Pukul 05.00 WIB.
Baca Juga: Kampung Kartini Jadi Ikhtiar Atasi Permasalahan Sosial Desa
Ia tadinya mendengar suara teriakan dari para penumpang mobil. Bersama warga lainnya, ia kemudian mendatangi lokasi dan membantu proses evakuasi. Total terdapat 12 penumpang. Dua orang laki-laki dan sepuluh perempuan, termasuk sopir.
Tujuh penumpang mengalami luka ringan, kemudian dilarikan ke Puskesmas Pecangaan. Sedangkan empat penumpang mengalami patah tulang dan dilarikan ke RSUD RA Kartini. Sementara Sopir dalam keadaan sehat dan sempat membantu proses evakuasi.
“Tadi ceritanya sempat nabrak orang di Cemoro Kembar, kemudian dikejar, lajunya mungkin kenceng ya, suara mesinnya juga kenceng. Oleng ke kiri terus masuk ke sungai,” katanya saat ditemui di lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi, ia mengatakan bahwa penumpang di dalam mobil box merupakan petani dari Desa Pancur, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara. Petani tersebut tadinya akan berangkat menanam padi di Desa Rau, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara.
“Isinya orang mau menanam padi ke Desa Rau, tapi berangkatnya dari Pancur,” jelasnya.
Untuk mengamankan barang bukti, Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Jepara kemudian melakukan proses evakuasi dengan mengangkat mobil box menggunakan mobil derek.
Baca Juga: Sudaryono Pastikan Kader Gerindra Jepara Bakal Maju Pilkada
AKP Dionisius Yudi Christiano, Kasatlantas Polres Jepara mengatakan untuk tindakan selanjutnya dari pihak kepolisian akan mengamankan barang bukti dan melakukan proses penyidikan lebih lanjut.
“Barang bukti sudah kita amankan dan saat ini sedang melengkapi administrasi penyidikan,” katanya melalui pesan WhatsApp.
Editor: Haikal Rosyada

