BETANEWS.ID, KUDUS – Satu orang calon jemaah haji (calhaj) asal Kudus, dipastikan tak bisa berangkat haji dan memilih mengundurkan diri karena sakit. Kabar kemunduran satu orang calhaj asal Kudus tersebut diterima dari Kantor Kemenag Kudus pada 25 Mei 2024.
Kepala Kantor Kemenag Kudus, Suhadi membenarkan kabar berita tersebut saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon. Ia menuturkan, calhaj yang mengundurkan diri diketahui sebagai warga Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. Pihaknya mengaku, calhaj tersebut diduga sakit keras, sehingga tak bisa berangkat ke tanah suci.
Baca Juga: Kuli Angkut Naik Haji, Kisah Iskan Wujudkan Impian Lewat Tabungan Kaleng
“Ya, ada satu calhaj asal Kudus yang memang mengundurkan diri. Alasannya karena sakit, saya kurang paham sakitnya apa, sepertinya karena sakit jantung,” ungkap Suhadi, Senin (25/5/2024) sore.
Ia menjelaskan, calhaj yang mengundurkan diri tersebut merupakan seorang laki-laki berusia 55 tahun dan merupakan calhaj yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 68. Sehingga dengan kemunduran seorang jemaah haji Kudus tersebut, pihaknya melaporkan ke Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Jawa Tengah.
“Kami laporkan ke pihak PPIH Provinsi. Untuk kemunduran calhaj itu sangat lumrah, karena dinamis banget. Saya harap, untuk semua calhaj asal Kudus bisa menjaga kesehatan semuanya, agar data juga tidak berubah-ubah,” ungkapnya.
Saat ditanya mengenai biaya yang sudah dilunasi oleh calhaj yang mengundurkan diri itu, kata Suhadi, bisa dilimpahkan ke ahli waris ataupun bisa dikembalikan. Ia menyebut, saat ini tak bisa menggantikan satu calhaj tersebut, karena jadwal pemberangkatan yang sudah mepet.
“Untuk biayanya bisa dikembalikan ataupun bisa dilimpahkan ke ahli waris. Sementara saat ini sudah terlambat dan mepet untuk penggantian calhaj yang mengundurkan diri. Sehingga tidak bisa digantikan oleh kuota cadangan,” ujarnya.
Baca Juga: Masuki Kemarau, PT Pura Latih 150 Anggota Ormas Padamkan Kebakaran
Sementara, Koordinator Koper Calhaj Kudus, Adhie Seistiawan menambahkan, bahwa pihaknya saat penerimaan koper calhaj asal Kudus ada sebanyak 1.394 jemaah . Sehingga data tersebut memang ada pengurangan data dari yang sebelumnya 1.395 jemaah.
“Ini kita hanya menerima sebanyak 1.394 koper dari calhaj Kudus. Jumlah itu karena ada satu jemaah yang mengundurkan diri. Karena kami juga mendapat data tersebut dari pihak Kantor Kemenag Kudus pada 25 Mei 2024,” imbuhnya.
Editor: Haikal Rosyada

