31 C
Kudus
Rabu, Januari 28, 2026

Dapat Amanat Kiai Jombang jadi Alasan Fatiq Mantap Maju Pilkada Kudus 2024

BETANEWS.ID, KUDUS – Abdul Fatiq menunjukkan keseriusannya maju Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Kudus 2024. Guru SMK Raden Umar Said (RUS) itu sudah mengikuti penjaringan bakal Calon Bupati (Cabup) Kudus di hampir semua Partai Politik (Parpol).

Abdul Fatiq mantab maju atas perintah gurunya yakni para kiai di Jombang, Jawa Timur. Fatiq juga mengaku, sowan ke Pondok Pesantren (Ponpes) Tebu Ireng, Tambak Beras dan lainnya. Para kiai sepuh di ponpes tersebut memberikan arahan yang sama, yakni untuk menegakkan amar ma’ruf nahi munkar di Kudus.

“Atas arahan dari guruku, saya mendapatkan amanat untuk mendaftar sebagai Cabup Kudus. Guru saya kiai di Jombang. Apalagi Kudus adalah Kota Santri dan tempatnya para kiai. Oleh karena itu saya diminta maju di Pilkada Kudus 2024,” ujar Fatiq di Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kudus, Kamis (23/5/2024).

-Advertisement-

Baca juga: Operasional RT Butuh Rp100 M Setahun, Masan: ‘Saya Pengalaman di Banggar 15 Tahun’

Disinggung apakah majunya Fatiq sebagai calon Bupati Kudus itu ada kaitannya dengan mitos bahwa yang menang adalah pendatang, ia menjawab itu satu di antaranya. Namun, yang utama adalah amanat guru.

“Untuk maju Pilkada Kudus 2024 bukan karena mitos semata, tapi saya ikut amanat guru,” tegasnya.

Dia mengungkapkan, visi-misinya di Pilkada Kudus adalah Kudus Simpatik, yang merupakan akronim dari Semangat Ingin Mewujudkan Pendidkan, Agrikultur, Tenaga Kerja, Industri Kreatif, dan Kesehatan.

“Sebagai seorang guru, saya juga melihat masih banyak guru di Kudus yang mendapatkan gaji di bawah Upah Minimum Regional (UMR), terutama guru swasta. Bahkan ada yang mendapatkan gaji Rp300 ribu per bulan,” ungkapnya.

Baca juga: Guru SMK RUS Nekat Nyalon Bupati Kudus di Pilkada 2024, Ini Modalnya

Oleh karena itu, ketika ia jadi Bupati Kudus, para guru swasta akan diberikan gaji yang layak. Karena para guru ini mengemban amanat untuk mencerdaskan anak-anak Kudus.

“Sehingga sudah sepantasnya para pendidik ini diberi gaji yang pantas,” imbuhnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER