BETANEWS.ID, KUDUS – Bakal Calon Bupati Kudus, Masan, menjanjikan pemberian dana operasional Rukun Tetangga (RT) sebesar Rp25 juta setahun. Janji ini merupakan satu dari tujuh visi-misinya untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kudus 2024.
“Untuk memberikan biaya operasional seluruh RT di Kudus, kebutuhan anggarannya kurang lebih Rp100 miliar. InsyaAllah apabila saya jadi Bupati Kudus hal itu akan kami lakukan,” tegasnya saat menyampiakan visi misi di Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kudus, belum lama ini.
Terkait pemenuhan anggaran tersebut, Masan yang pengalaman jadi Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kudus selama 10 tahun dan 15 tahun menjadi anggota Banggar, tentu paham terkait pengalokasiannya.
Baca juga: Mantap Nyalon Bupati, Masan Janjikan Stadion Internasional hingga Dana Rp25 Juta untuk RT/RW
“Sebelum membuat visi misi tersebut tentu saya sudah melihat dan memprediksi kemampuan keuangan daerah,” ungkapnya.
Namun, sebagai pemimpin daerah, kata dia, untuk mewujudkan visi-misi tidak harus mengandalkan kemampuan daerah. Menurutnya, suatu daerah bisa maju bukan hanya sekadar mengandalkan kemampuan daerah tetapi kemampuan komunikasi pemimpinnya.
“Sebab, pendapatan daerah itu hanya 20 persen. Sementara yang 80 persen merupakan dana transfer dari Pemerintah Provinsi maupun dari Pemerintah Pusat. Oleh karena itu, kemampuan komunikasi pemimpin jadi sangat penting,” kata Masan.
Di sisi lain, Ketua DPC PDI Perjuangan Kudus itu meminta masyarakat harus jeli ketika memilih seorang pemimpin, dalam hal ini Bupati Kudus. Mengingat, semua calon punya visi misi yang berbeda.
Baca juga: Masan Berusaha Borong Rekomendasi Parpol di Pilkada Kudus 2024
“Masyarakat harus cerdas dalam memilih Calon Bupati Kudus. Bupati yang dipilih itu harus sosok yang cerdas, peduli, dan berani, apabila ingin Kudus lebih maju dan masyarakat sejahtera,” pesan Masan.
Menurut Masan, tiga komponen itu sangat penting bagi seorang pemimpin. Bahkan, ketika kurang satu komponen tersebut bisa berdampak pada kinerja yang kurang bagus.
“Apabila kurang satu saja bisa repot. Untuk kemajuan daerah kurang,” bebernya yang membawa tagline Kudus Unggul, Makmur, dan Sejahtera di Pilkada 2024 itu.
Editor: Ahmad Muhlisin

