BETANEWS.ID, JEPARA – Kondisi ruas jalan di daerah Jepara bagian utara mulai dari Kecamatan Mlonggo, sampai dengan perbatasan Kabupaten Pati di Desa Kelet, Kecamatan Keling ramai menjadi perbincangan warganet di Media Sosial.
Hal tersebut karena, ruas jalan di daerah tersebut banyak yang berlubang, terutama paska hujan deras yang mengguyur Jepara beberapa waktu lalu. Komentar atau cuitan warganet yang mengeluh soal kondisi jalan di Jepara utara, hampir memenuhi setiap postingan apapun yang memuat kegiatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara.
Baca Juga: 7.857 Perempuan Jepara Pecahkan Rekor MURI
Terutama dua kegiatan pemecahan Rekor MURI yaitu sajian pindang serani sebanyak 9.873 porsi dan perempuan berkebaya yang menyeduh dan minum kopi sebanyak 7.857 peserta yang mendapat komentar negatif dari warganet.
Seperti komentar dari akun @nannnnn_________ di Instagram @infoseputarjepara menanggapi postingan Rekor MURI menyeduh dan minum kopi oleh perempuan berkebaya, “Wong semono akehe dikon sambatan membeli dalam luweh apik”. Ada juga komentar dari akun @faridasas69, “Rekor MURI perempuan berkebaya ngecor jalan harusnya,”.
Menanggapi komentar tersebut, Pj Bupati Jepara, Edy Supriyanta kemudian meninjau perbaikan jalan di ruas Jepara-Bangsri tepatnya di depan Kantor Petinggi Sekuro, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara.
“Akun instagram saya di Medsos memang kami mendapat keluhan masyarakat Jepara, (terkait rua jalan) dari Jepara-Kelet, Keling sejauh 35 km, dan sudah kami koordinasikan kepada Dinas Bina Marga di Provinsi Jawa Tengah, karena ruas jalan tersebut bukan menjadi kewenangan kami,” katanya pada Senin (13/5/2024).
Ia menjelaskan bahwa ruas jalan di Jepara Mulai dari Jembatan Mulyoharjo, Kecamatan Jepara sampai dengan Desa Kelit, Kecamatan Keling merupakan jalan yang berstatus sebagai jalan provinsi.
“Dari Kepala Balai Pengelolaan Jalan Bina Marga Provinsi Jawa Tengah mengatakan tadi ada 16 titik yang harus diperbaiki, dan hari ini InsyaAllah dan seterusnya jalan-jalan yang ada di Jepara-Kelet akan diperbaiki oleh provinsi,” tambahnya.
Kepala Balai Pengelolaan Jalan (BPJ) Bina Marga Wilayah Pati, DPU Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK) Provinsi Jawa Tengah, Adi P. Prasetyaji menjelaskan perbaikan jalan di Ruas Jepara-Kelet sebenarnya sudah dilakukan sejak sebelum lebaran kemarin.
Baca Juga: Kuat Hermawan Sebut Pilgub Jateng Bakal Diwarnai Pertarungan ‘Bolone Dewe’
Untuk perbaikan kondisi jalan, ia mengatakan memang menunggu kondisi cuaca dalam keadaan cerah dan ditarget akan rampung seluruhnya sekitar dua bulan ke depan.
“Dari Pemkab Jepara sudah sering koordinasi kepada kami, hanya saja untuk perbaikan memang kami menunggu cuaca dalam kondisi cerah,” jelasnya.
Editor: Haikal Rosyada

