BETANEWS.ID, PATI – Pulang ke Pati saat Lebaran Idulfitri 1444 Hijriah ini, belum lengkap rasanya bila tidak mengunjungi pusat oleh-oleh khas Pati yang nantinya akan dibawa balik lagi ke perantauan untuk buah tangah. Tak melulu kuliner, kaus juga bisa menjadi oleh-oleh yang menarik untuk teman, sahabat, atau rekan kerja yang ada di perantauan.
Kaus khas Pati ini, bisa Kamu dapatkan di beberapa toko di Pati. Salah satunya adalah Pati Oblong yang berada di Desa Winong, RT 3 RW 2 Nomor 29, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati.
Owner Pati Oblong, Fatmi Nurjanah, mengatakan, ada beragam desain kaus yang bisa dipilih yang mengangkat budaya dan kearifan lokal Pati, baik itu tentang logat khas Pati, kuliner, hingga tempat wisata.
Baca juga: Pati Oblong, Cara Fatmi Kenalkan Logat Khas Daerah
“Untuk desain kami terus berinovasi sesuai ciri khas kami dan tetap menampilkan sesuatu yang khas dari Pati, baik itu tentang logat khas orang Pati, tempat wisatanya maupun kulinernya yang bermacam-macam,” ungkapnya, beberapa waktu lalu.
Ia berharap, Lebaran ini banyak yang mudik ke Pati. Dengan banyaknya pemudik, menurutnya nantinya juga banyak yang beli oleh-oleh khas Pati, di antaranya kaus Pati Oblong.
Menurutnya, sebelum Lebaran juga sudah banyak yang beli kaus Pati Oblong, yakni ketika momen nyadran.
“Terus untuk yang keluar kota juga sudah banyak yang beli untuk oleh-oleh kerabatnya. Ada yang ke Bekasi, ke Jambi, dan kota lainnya. Mereka beli duluan sebelum lebaran karena takut nggak kebagian katanya,” imbuh Fatmi.
Ia menyebut, untuk kaus Pati Oblong, harganya di kisaran Rp98 ribu hingga Rp150 ribu. Sedangkan untuk ukuran, mulai dari S hingga L untuk anak-anak dan S hingga jumbo untuk dewasa.
Baca juga: Melalui Dialek Khas Pati, Kaus Ampun Ngligo Tunjukkan Keunikan Kearifan Lokal
Fatmi mengatakan, dalam memproduksi kaus Pati Oblong tersebut, kualitas menjadi nomor satu baginya, baik itu mulai dari desain, bahan kaus hingga jahitan yang rapi.
“Boleh dibandingkan dengan yang lain. InsyaAllah, kaus Pati Oblong nyaman untuk dipakai, karena memang bahannya berkualitas, jadi tidak asal-asalan,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

