Jemaah Calon Haji Lansia Asal Pati Jumlahnya Turun Drastis

BETANEWS.ID, PATI – Jemaah calon haji asal Kabupaten Pati untuk lanjut usia (lansia), pada Tahun 2024 ini jumlahnya berkurang drastis dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Abdul Hamid, Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umroh pada Kemeterian Agama (Kemenag) Pati mengatakan, untuk lansia yang tercatat akan berangkat haji tahun ini jumlahnya sebanyak 62 orang.

Baca Juga: Tekan Angka Kecelakaan, Ratusan Santri di Kajen Pati Dibekali Cara Aman Berkendara

-Advertisement-

“Dari total kuota 1.600 orang jemaah, 62 di antaranya merupakan lansia. Jumlahnya lebih sedikit dibanding tahun lalu,” ujar Hamid melalui sambungan telepon, Selasa (27/2/2024).

Ia menyebut, untuk tahun 2023 lalu, dari total 1451 jemaah yang diberangkatkan, jumlah lansianya mencapai 435 orang.

Hamid mengatakan, untuk jemaah lansia yang usianya paling bawah yaitu 82 tahun. Sementara jemaah tertua berada di usia 93 tahun.

“Kebetulan yang tertua bernama Bu Seni. Beliau alamatnya Desa Tretek, Kecamatan pucakwangi kelabilan tahun 1931,” imbuh Hamid.

Menurutnya, sedikitnya jumlah jemaah calon haji yang berusia lanjut pada tahun ini, karena sebagian mundur dalam pelunasan biaya haji gelombang pertama.

Hamid menyebut, ada berbagai alasan mereka mundur. Banyak di antaranya telah meninggal dunia hingga alasan sedang sakit, sehinnga menjadi batalnya keberangkatan mereka ke tanah suci.

Namun Hamid mengaku tetap menjaga layanan jemaah lansia sesuai prosedur. Keberadaan petugas hingga alat bantu bagi para lansia akan tetap diperhatikan untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.

“Termasuk di antaranya pembagian kelompok. Jadi para jemaah yang tua akan kami campur dengan jemaah yang muda, sehingga bisa aman,” katanya.

Baca Juga: Kasus TBC di Pati Tinggi, Dinkes Sebut Banyak Kader di Dua Kecamatan Ini Tidak Aktif

Ditambahkan Hamid, para jemaah lansia juga telah melakukan pemeriksaan kesehatan. Dari proses pemeriksaan yang berlangsung dirinya memastikan para jamaah usia sepuh dalam kondisi sehat.

“Proses kami untuk jemaah lansia tinggal pemberian vaksin meningitis saja. Kemudian berkas-berkas untuk pemberangkatan juga sudah siap semua. Tinggal di bulan Mei atau Juni mereka bisa berangkat ke embarkasi,” pungkasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER