31 C
Kudus
Sabtu, Februari 21, 2026

Zyuhal Laila, Pemilik Biro Umrah Goldy Mixalmina Kudus Ditetapkan Tersangka

BETANEWS.ID, KUDUS – Direktur sekaligus CEO Biro Perjalanan Umrah dan Haji Goldy Mixalmina Kudus, HM Zyuhal Laila Nova ditetapkan tersangka oleh Kepolisian Resort (Polres) Kudus, Selasa (27/2/2024). Penetapan tersangka pria yang akrab disapa Laila setelah dilakukan gelar perkara semalam sebelumnya.

“Ya benar. Klien kami sudah ditetapkan tersangka pagi ini sekira pukul 8:30 WIB,” ujar kuasa hukum Laila, Yusuf Istanto kepada Betanews.id melalui sambungan telepon.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, lanjut Yusuf, kliennya saat ini sedang menjalani tes kesehatan untuk penentuan apakah akan dilakukan penahanan atau tidak.

-Advertisement-

Baca juga: CEO Biro Umrah Kudus yang Diduga Kabur Akhirnya Muncul, Malah Ngaku Ditipu Rekanan Rp8 M 

“Apabila nanti langsung ditahan, pihaknya akan berkoordinasi dengan klien dan keluarganya apakah perlu untuk mengajukan penangguhan atau tidak, itu tergantung dari klien kami. Sebab, pengajuan penangguhan penahanan alasannya harus jelas. Di antaranya sakit, itu bisa,” bebernya.

Jika Polres Kudus melakukan penahanan, ungkap dia, biasanya alasan normatifnya adalah agar tersangka tidak kabur, tidak mengulangi perbuatan lagi dan menghilangkan barang bukti.

“Biasanya alasannya itu,” tegas Yusuf.

Dia mengungkapkan, semalam para calon jemaah umrah yang menjadi nasabah Goldy Mixalmina memang ikut mendatangi Polres Kudus ketika kliennya diperiksa polisi. Para nasabah mayoritas meminta uangnya dikembalikan.

“Untuk proses pengembalian uang, kita akan berhitung terkait aset klien kami yang akan dilego. Apakah mencukupi atau malah sudah diagunkan. Itu akan kami koordinasikan dengan klien kami,” ungkapnya.

Baca juga: CEO Biro Umroh Goldy Mixalmina Kudus Siap Tanggung Jawab, Tegaskan Tak Akan Kabur 

Sementara itu saat dikonfirmasi, Kasatreskrim Polres Kudus AKP Danang Sri Wiratno belum bersedia memberikan keterangan.

Diberitakan sebelumnya, ratusan jemaah umrah Goldy Mixalmina merasa ditipu. Sebab setelah sekian lama menunggu tak kunjung diberangkatkan ke tanah suci. Total kerugian para jemaah pun cukup fantastis, kurang lebih sebesar Rp5 miliar.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER