Gegara Bansos, Pedagang Beras di Kudus Menjerit Karena Penjualan Turun Drastis

BETANEWS.ID, KUDUS – Komoditas beras di Kabupaten Kudus mengalami penurunan harga. Meski harga turun, para pedagang beras di pasar tradisional di Kota Kretek mengeluh sepi pembeli.

Hal itu diutarakan salah satu pedagang beras di Kudus, Yusma (64) Pemilik kios nomor 101 di Pasar Baru Kudus itu mengaku, harga beras turun sejak dua hari lalu. Turunnya harga beras dikarenakan banyaknya bantuan sosial (bansos) dari pemerintah kepada masyarakat.

Baca Juga: Pecinta Alpukat Kocok Wajib Merapat ke GOR Kudus, Harganya Mulai Rp6 Ribu Saja 

-Advertisement-

“Sehingga permintaan beras pun turun di masyarakat. Ketika permintaan turun, maka harga juga otomatis ikut turun,” ujarnya kepada Betanews.id saat ditemui di depan kiosnya, Senin (19/2/2024).

Untuk saat ini, ungkap Yusma, harga beras kualitas biasa harganya Rp14.300 per kilogram. Kualitas sedang harganya Rp14.500 dan yang kualitas super harganya Rp14.700.

“Sebelumnya harga beras di atas Rp15 ribu per kilogram untuk semua jenis. Bahkan ada yang sampai Rp16 ribu per kilogram,” bebernya.

Senada juga dikatakan oleh pedagang lain yakni Harningsih. Pedagang beras di kios 99 Pasar Baru tersebut mengatakan, harga beras memang turun bertahap sejak tiga hari yang lalu. Saat ini harga beras kualitas biasa dijual dengan harga Rp14 ribu per kilogram.

“Sementara untuk beras kualitas sedang harganya Rp14.500 per kilogram. Dan, beras kualitas super harganya Rp15 ribu per kilogram,” rincinya.

Sayangnya, ungkap Harningsih, turunnya harga beras tak mampu mengatrol penjualan. Menurutnya, meski harga turun tapi permintaan beras saat ini juga turun.

“Harga turun tapi pembeli beras juga sepi. Biasanya, sehari kami mampu jual satu ton beras, sekarang paling hanya mampu menjual 500 kwintal,” ungkap perempuan yang sudah jualan beras sejak tahun 2017 tersebut.

Baca Juga: Tradisi Dandangan Dimulai 1 Maret, Tak Lagi di Alun-Alun Kudus

Untuk stok, ia mengaku sangat aman. Pasokan beras yang dijualnya berasal dari beberapa daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sementara, penjualan di wilayah Kudus dan Jepara.

“Semoga saja harga beras bisa segera stabil dan penjulannya mampu meningkat lagi,” harapnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER