BETANEWS.ID, PATI – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati menggelar razia terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di Kawasan Alun-alun Pati pada Jumat (16/2/2024) malam.
Razia ini dilakukan, karena keberadaan para pedagang itu dikhawatirkan membikin kumuh kawasan alun-alun.
Baca Juga: Keren, Siswa PGRI 2 Kayen Pati Olah Cangkang Keong Emas jadi Suplemen Ayam Petelur
Dibantu petugas dari Dinas Perhubungan dan Polresta Pati, Satpol PP meminta para PKL untuk membersihkan dagangannya di Alun-alun. Puluhan PKL kemudian dikumpulkan di halaman Setda Kabupaten Pati untuk dibina.
Kepala Satpol PP Kabupaten Pati, Sugiyono mengatakan, pihaknya tidak pernah melarang PKL berjualan di wilayah Pati. Hanya saja, ada area tertentu yang sesuai Perda merupakan zona merah.
Ia pun menyebut, sesuai peraturan daerah yang berlaku di Kabupaten Pati, kawasan Alun-alun Simpang Lima termasuk zona merah atau zona larangan bagi PKL.
“Kali ini, kami melakukan penertiban di zona merah PKL, terutama di kawasan Simpang Lima,” ujar Sugiyono, Jumat (16/2/2024) malam.
Ia menyebut, akhir-akhir ini memang banyak pedagang yang berdatangan. Menurutnya, mereka merupakan pedagang baru. Modus yang dilakukan, yakni pedagang membawa sepeda motor dan ketika ditertibkan langsung pergi.
Namun katanya, mereka kemudian kembali lagi dan selanjutnya pedagang lainnya mengikuti. Sehingga, jumlahnya bertambah banyak.
“Sebagai penegak Perda, kami harus melakukan penertiban ini,” imbuhnya.
Ia pun menyebut, dengan keberadaan PKL di kawasan alun-alun, masyarakat yang membeli makanan, katanya juga banyak yang meninggalkan begitu saja sampah sisa kemasan makanannya. Akibatnya, kawasan tersebut menjadi kumuh dan tidak indah.
Baca Juga: Kelelahan saat Bertugas, Satu Petugas KPPS di Pati Dilarikan ke Rumah Sakit
Sebelum menertibkan para PKL, katanya, pihaknya juga sudah melayangkan surat peringatan pada mereka. Ada sekira 400 surat peringatan yang disebar oleh Satpol PP pada para PKL.
Ia berharap, semua masyarakat peduli dengan keindahan Kota Pati, termasuk PKL. Apalagi, katanya alun-alun merupakan ikon Pati yang harus dijaga keindahannya.
Editor: Haikal Rosyada

