BETANEWS.ID, DEMAK – Air masih menggenangi halaman rumah warga Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak. Di salah satu rumah warga terlihat air masih menggenangi area dalam rumahnya hingga sebetis orang dewasa.
Rumah tersebut merupakan rumah milik Abdul Chozin (58) warga Desa Karanganyar RT 02/04.
Baca Juga: Pantura Demak-Kudus Banyak Lubang Tak Terlihat, Pengendara Motor Pilih Putar Balik
Ketika memasuki area ruang tamu, terlihat barang-barang yang sudah berserakan dengan lumpur yang mengotori lantai rumah. Televisi, kursi, kipas, angin, juga ikut kotor sebab terendam air banjir sejak kamis (08/02/2024). Sementara itu, foto-foto keluarga masih terpajang rapi di dinding-dinding rumah miliknya.
Abdul mengungkapkan, ketika air banjir masuk ke dalam rumahnya dirinya sedang tidak ada di rumahnya. Lantaran mengantar sang istri berobat ke Kudus. Sehingga, dirinya mengaku tak sempat menyelamatkan barang-barang berharga serta surat-surat penting seperti Ijazah dan surat lainnya.
Awalnya, Abdul mengaku sempat tak percaya bahwa akan terjadi banjir. Karena, sebelumnya dirinya juga pernah kebanjiran namun, air tak sampai naik hingga masuk kedalam rumah.
“Biasanya perjalanan Kudus-Demak ditempuh hanya sebentar karena banyak jalan ditutup sore saya baru sampai. Setelah itu, saya masuk ke rumah saya coba tutup pintunya supaya air tidak masuk tambah banyak. Namun, karena arus airnya kuat pintunya sampai jebrol,” jelas Abdul kepada betanews.id, pada hari Jumat 16/02/2024.
Selama banjir melanda, Abdul sempat bertahan di rumahnya sendiri bersama dengan saudaranya yang rumahnya berada tepat disampingnya selama satu malam. Sebelum akhirnya dievakuasi oleh Tim Source and Research (SAR) pada Jumat sore.
“Awalnya saya mau dievakuasi tanpa perahu karet tapi saya tidak mau kemudian, sempat ditawari pakai pelampung. Saya tetap menolak, akhirnya tim SAR kembali datang membawa perahu karet,” ungkap ayah tiga anak itu.
Sementara itu, Abdul menyampaikan baru kembali ke rumah pada hari Kamis kemarin setelah dari pengungsian. Guna melihat kondisi rumah serta segera membersihkan barang-barangnya itu.
“Kemarin saat sampai di rumah keadaannya sudah tidak karuan. Televisi, kipas, serta barang elektronik lainnya juga rusak. Paling parahnya juga surat-surat penting ikut terendam banjir,” beber Abdul.
Baca Juga: Update Banjir Demak: Jalur Mijen-Welahan Sudah Kering, Lobang Jalan Mulai DitambalÂ
Meskipun begitu, dirinya mengaku tetap bersyukur karena mampu selamat dari banjir. Meski harus kehilangan barang-barang berharganya.
“Barang-barang masih bisa dibeli lagi kalau ada rezekinya,” tambahnya.
Editor: Haikal Rosyada

