Rehab 47 Sekolah Senilai Rp13 Miliar di Kudus Belum Juga Dikerjakan

BETANEWS.ID, KUDUS — Proyek rehabilitasi sarana dan prasarana 47 sekolah di Kabupaten Kudus dengan total anggaran sekitar Rp13 miliar hingga memasuki akhir Agustus 2026 belum juga dilakukan pengerjaan fisik. Meski waktu pelaksanaan semakin mepet, pemerintah dan DPRD Kudus tetap optimistis seluruh proyek dapat dirampungkan sebelum akhir tahun.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Anggun Nugroho, membenarkan bahwa proyek rehabilitasi sekolah yang bersumber dari APBD tersebut hingga kini belum dilaksanakan secara fisik.

“Rehab belum (dilaksanakan pengerjaan fisik),” ujarnya, belum lama ini.

-Advertisement-

Sebelumnya, Anggun menyebut kenaikan harga material bangunan menjadi salah satu faktor yang membuat pelaksanaan proyek rehabilitasi sekolah mengalami keterlambatan. Kendati demikian, pihaknya memastikan pekerjaan tetap ditargetkan selesai pada akhir tahun.

Tahun ini, kata dia, terdapat 40 Sekolah Dasar (SD) dan tujuh Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang masuk dalam program perbaikan fasilitas pendidikan.

Pekerjaan yang dilakukan meliputi perbaikan ruang kelas, jamban, hingga toilet sekolah. Nilai anggaran setiap pekerjaan bervariasi, mulai dari sekitar Rp100 juta hingga Rp400 juta, tergantung tingkat kerusakan dan kebutuhan masing-masing sekolah.

“Ada yang kecil di bawah Rp100 juta untuk perbaikan toilet, tapi tidak banyak. Rata-rata proyek perbaikan di 2026 ini ada jamban dan ruang kelas,” jelasnya.

Menurutnya, perbaikan sarana pendidikan masih menjadi pekerjaan yang harus dilakukan secara bertahap. Sebab, kerusakan fasilitas sekolah terus muncul, sementara kemampuan anggaran daerah terbatas sehingga belum seluruh sekolah dapat ditangani dalam satu tahun anggaran.

Baca juga : Dana Rp17,8 Juta dari Warga Kudus Disalurkan untuk Korban Gempa NTT

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kudus, Mardijanto, meminta proyek rehabilitasi sekolah yang bersumber dari APBD segera memasuki tahap pengerjaan fisik.

Ia menyebut pekerjaan ditargetkan mulai dilakukan pada pekan ini. Meski pengerjaan baru dimulai ketika tahun anggaran sudah memasuki paruh kedua, DPRD menilai yang terpenting seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target.

“Yang dari APBD, minggu depan mulai. Yang penting sesuai harapan pertengahan Desember selesai semua,” ujarnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER