TMMD Sengkuyung 2026 di Kudus Dimulai, Akses Dibangun untuk Dorong Ekonomi Warga

BETANEWS.ID, KUDUS – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 resmi dimulai di Kabupaten Kudus. Melalui program kolaborasi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Kudus ini, jalan sepanjang 450 meter di Desa Rejosari, Kecamatan Dawe, akan dibeton untuk meningkatkan akses masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III digelar pada Rabu (15/7/2026). Selain pembangunan fisik, program yang berlangsung hingga 13 Agustus 2026 tersebut juga diisi berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan kepada masyarakat.

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, mengapresiasi peran TNI, khususnya Kodim 0722/Kudus, yang terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.

-Advertisement-

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Komandan Kodim 0722/Kudus. Semoga kolaborasi ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Sam’ani.

Menurutnya, manfaat TMMD tidak hanya dirasakan dari pembangunan infrastruktur. Jalan yang lebih baik akan mempermudah mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian, hingga mempercepat aktivitas ekonomi masyarakat di desa.

“Dampaknya sangat banyak. Pembangunan jalan akan mempermudah akses masyarakat. Selain itu, juga berdampak pada meningkatnya perputaran ekonomi,” katanya.

Sam’ani menambahkan, TMMD juga memberikan manfaat dari sisi pembangunan sumber daya manusia. Selama program berlangsung, masyarakat akan mendapatkan berbagai penyuluhan dan pelatihan yang diharapkan mampu meningkatkan wawasan serta keterampilan.

“Dalam program TMMD ini juga ada wawasan kebangsaan kepada masyarakat, termasuk pelatihan keterampilan,” imbuhnya.

Komandan Kodim 0722/Kudus, Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie, mengatakan TMMD Sengkuyung Tahap III memiliki dua tujuan utama, yakni memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik dan nonfisik.

“Sasaran fisik program tahun ini berupa betonisasi jalan sepanjang 450 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 15 sentimeter di Desa Rejosari, Kecamatan Dawe,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan jalan tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus memudahkan aktivitas masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan perekonomian desa.

“Selain pembangunan jalan, TMMD juga menghadirkan sejumlah kegiatan nonfisik berupa penyuluhan bela negara, penyuluhan psikologi, serta penyuluhan pertanian. Berbagai materi tersebut diberikan untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas masyarakat sehingga manfaat TMMD tidak hanya berhenti pada pembangunan infrastruktur,” bebernya.

Program TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 didukung anggaran sebesar Rp593,7 juta. Dana tersebut bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp247,4 juta dan APBD Kabupaten Kudus sebesar Rp346,3 juta.

“Melalui kolaborasi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Kudus, program TMMD diharapkan mampu menghadirkan pembangunan yang langsung dirasakan masyarakat. Selain membuka akses jalan yang lebih baik, program ini juga diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup warga Desa Rejosari,” pungkasnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER