Warga Jepara Masih Takut Imunisasi, 160 Kader PKK Diterjunkan Kejar Imunisasi Balita

BETANEWS.ID,JEPARA– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara menerjunkan sebanyak 160 kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) untuk mendukung program kejar imunisasi balita.

Mereka diberikan pelatihan serta penguatan kapasitas di Pendopo Jepara pada Selasa, (14/7/2026).

Ketua Bidang IV, TP PKK Kabupaten Jepara, Emy Edy Marwoto, menyampaikan peningkatan cakupan imunisasi masih menghadapi sejumlah tantangan. Sebagian masyarakat masih ragu terhadap imunisasi. Informasi yang tidak benar juga masih beredar.

-Advertisement-

Untuk itu, kader PKK diharapkan bisa menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat. Edukasi dapat dilakukan melalui posyandu, pertemuan warga, maupun komunikasi sehari-hari.

“Peserta harus menjadi penyampai informasi yang benar. Masyarakat tidak boleh mudah terpengaruh informasi yang keliru tentang imunisasi,” ujarnya.

Emy mengajak pemerintah desa, puskesmas, kader kesehatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi. Menurutnya, keterlibatan seluruh unsur diperlukan untuk mendukung program kejar imunisasi balita.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara hingga 30 Juni 2026 sebanyak 5.901 anak telah menerima Imunisasi Dasar Lengkap (IDL). Sebanyak 6.239 anak memperoleh Imunisasi Baduta Lengkap (IBL). Sementara itu, 3.344 anak telah menerima vaksin Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) dosis kedua.

Baca juga : DPUPR dan Disperkim Jepara Resmi Digabung Jadi Satu OPD

Dokter spesialis ana, dr. Sylvi Anitasari mengatakan imunisasi membantu tubuh membentuk kekebalan terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Imunisasi juga berperan menjaga kesehatan dan mendukung tumbuh kembang anak.

Menurutnya, anak yang terlambat mendapat imunisasi tetap dapat mengikuti imunisasi kejar. Orang tua dapat menjadwalkan ulang vaksin sesuai jenis imunisasi yang belum diberikan.

“Jika ada imunisasi yang terlewat, orang tua dapat melakukan imunisasi kejar sesuai jadwal,” tuturnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER