SMP Internasional Raden Umar Said Segera Hadir di Kudus, Siapkan Generasi Berdaya Saing Global

BETANEWS.ID, KUDUS – Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Raden Umar Said (RUS) Kudus terus memperkuat kiprahnya di dunia pendidikan. Setelah sukses mengembangkan SMK Raden Umar Said yang dikenal sebagai sekolah unggulan di bidang industri kreatif, kini yayasan tersebut mendirikan SMP Internasional Raden Umar Said Kudus.

Sebagai tahapan menuju operasional, Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus telah melakukan visitasi lapangan pada Rabu (1/7/2026). Kegiatan tersebut bertujuan memverifikasi kesiapan sarana, prasarana, serta standar penyelenggaraan pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Seksi Kurikulum Disdikpora Kabupaten Kudus, Maulana Majid, menyambut positif kehadiran sekolah internasional tersebut. Menurutnya, keberadaan SMP Internasional Raden Umar Said akan memperkaya pilihan pendidikan berkualitas bagi masyarakat Kudus sekaligus memperkuat ekosistem pendidikan di daerah.

-Advertisement-

“Kami menyambut baik hadirnya sekolah internasional di Kudus. Ini menjadi salah satu upaya memperkuat ekosistem pendidikan berkualitas sekaligus memperluas pilihan masyarakat. Kehadiran sekolah ini juga diharapkan mendorong kolaborasi positif dengan berbagai institusi pendidikan dalam menyiapkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat global tanpa meninggalkan nilai serta kearifan lokal,” ujarnya.

Baca juga : 296 Pelajar Kudus Siap Ikuti Pertukaran Pelajar, Kini Berlangsung Dua Pekan

Ketua Yayasan Pendidikan Islam Raden Umar Said Kudus, Azhar Latif, mengatakan pendirian SMP Internasional merupakan bentuk investasi jangka panjang di bidang pendidikan. Pihaknya ingin membangun ekosistem pendidikan yang melibatkan sekolah, orang tua, pemerintah, dan masyarakat.

“Investasi terbaik untuk masa depan adalah pendidikan. SMP Internasional ini merupakan wujud komitmen kami untuk berkolaborasi dengan orang tua, guru, siswa, dan pemerintah agar tercipta ekosistem pendidikan yang baik. Harapannya lahir generasi pembelajar yang berwawasan luas, namun tetap menghargai akar budaya,” katanya.

SMP Internasional Raden Umar Said mengusung perpaduan kurikulum nasional dengan kurikulum Cambridge sebagai standar internasional. Proses pembelajaran juga menerapkan sistem bilingual menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

Selain itu, sekolah menawarkan tiga konsentrasi utama, yakni Tahfiz, Teknologi Informasi, dan Vokasional. Konsep tersebut dirancang untuk membekali siswa dengan kompetensi akademik, keagamaan, sekaligus keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan.

Azhar menjelaskan, salah satu keunggulan sekolah ini adalah adanya kesinambungan kurikulum vokasional dengan SMK Raden Umar Said yang selama ini dikenal berprestasi di bidang Animasi, Desain Komunikasi Visual (DKV), serta Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG).

“Kami ingin membangun jembatan pendidikan yang kokoh. Minat siswa pada teknologi dan vokasi sudah dibina sejak jenjang SMP dengan standar internasional. Dengan demikian, ketika melanjutkan ke SMK Raden Umar Said, mereka memiliki fondasi yang kuat,” jelasnya.

Yayasan optimistis izin operasional sekolah akan segera terbit sehingga penerimaan peserta didik baru dapat dibuka dalam waktu dekat. SMP Internasional Raden Umar Said nantinya terbuka bagi lulusan SD/MI sederajat yang ingin memperoleh pendidikan modern, religius, berwawasan global, sekaligus dekat dengan dunia teknologi dan industri kreatif.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER