Antusiasme Tinggi, Pengajuan Verifikasi Akun SPMB SMP di Kudus Membludak

BETANEWS.ID, KUDUS – Hari pertama pengajuan verifikasi akun dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri di Kabupaten Kudus diserbu sejumlah calon siswa. Bahkan, di sekolah-sekolah di bawah tanggung jawab Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) terjadi penumpukan hingga antrean panjang.

Salah satunya terjadi di SMPN 1 Kudus. Sekolah tersebut saat ini melayani ratusan calon siswa yang mengajukan verifikasi akun SPMB pada hari pertama, Senin (15/6/2026).

Hal itu diungkapkan Kepala SMPN 1 Kudus, Abdul Rochim. Menurutnya, saat ini pihaknya melayani sebanyak 128 pengajuan verifikasi akun. Meski antusiasme masyarakat tinggi, pelayanan SPMB tetap berjalan lancar.

-Advertisement-

“Alhamdulillah, pelayanan berjalan lancar di hari pertama. Awalnya sempat ada fitur yang belum muncul, tetapi bisa ditindaklanjuti oleh tim teknis dan digunakan kembali,” bebernya saat dikonfirmasi melalui aplikasi perpesanan, Senin (15/6/2026).

Baca juga : Disdikpora Kudus Wajibkan Sekolah Asal Bantu Pembuatan Akun SPMB SMP

Ia menambahkan, SMPN 1 Kudus menyediakan kuota sebanyak 256 siswa atau delapan rombongan belajar (rombel) dalam SPMB Tahun Ajaran 2026/2027.

Sementara itu, Kepala Seksi Kurikulum Disdikpora Kudus, Maulana Majid, menuturkan bahwa pelayanan pengajuan verifikasi pada hari pertama berlangsung lancar. Hanya saja, sejumlah sekolah melaporkan adanya penumpukan akibat tingginya antusiasme masyarakat.

“Tadi saya mengecek, masih aman dan belum ada aduan. Hanya saja, ada laporan dari sejumlah sekolah terkait penumpukan wali murid karena masyarakat khawatir tertinggal, sehingga terjadi antrean,” terangnya.

Majid menjelaskan, verifikasi akun dimulai pada Senin (15/6/2026) hingga Kamis (25/6/2026) pukul 09.00 WIB. Selanjutnya, para calon siswa dapat memilih sekolah tujuan pada 22–25 Juni 2026.

“Sejauh ini tidak ada kendala teknis. Semua berjalan lancar. Animo masyarakat memang tinggi,” ujarnya.

Ia menegaskan, verifikasi akun dapat dilakukan di sekolah terdekat tanpa harus datang ke sekolah tujuan yang lokasinya lebih jauh. Untuk mengantisipasi penumpukan calon siswa, pihaknya mengimbau sekolah agar menambah jumlah tim verifikator.

“Kami juga menyediakan posko pengaduan yang dapat diakses melalui panitia SPMB Disdikpora maupun satuan pendidikan terkait. Selain itu, masyarakat juga bisa melapor melalui email disdikpora.kudus@gmail.com atau WhatsApp di nomor 0812-2213-8008,” ungkapnya.

Sebagai informasi, jalur SPMB SMP di Kabupaten Kudus dibagi menjadi empat jalur, yakni Domisili, Prestasi, Afirmasi, dan Mutasi. Adapun kuotanya, jalur Domisili sebesar 40 persen, Prestasi 35 persen, Afirmasi 20 persen, dan Mutasi 5 persen.

Perlu diingat, hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang telah diikuti siswa sebelumnya dapat dijadikan tambahan nilai untuk mendaftar melalui jalur prestasi. Bahkan, 50 persen penilaian pada jalur prestasi ditentukan berdasarkan hasil TKA.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER