Selamat, 13 Mahasiswa FEB UMK Lulus Tanpa Skripsi

BETANEWS.ID, KUDUS – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muria Kudus (FEB UMK) melepas 254 calon wisudawan pada periode April 2026. Dari jumlah tersebut, 13 mahasiswa berhasil lulus tanpa melalui jalur skripsi konvensional.

Pelepasan calon wisudawan digelar pada Selasa (14/4/2026) di Hotel Griptha Kudus. Kegiatan ini dihadiri jajaran pimpinan universitas, dosen, orang tua, mitra perusahaan, serta para calon wisudawan.

Dekan FEB UMK, Dr. Kertati Sumekar menyampaikan, apresiasi atas capaian para lulusan. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras, disiplin, serta dukungan keluarga.

-Advertisement-

“Keberhasilan ini bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga keluarga dan institusi. Kami berharap para lulusan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya melalui siaran tertulis, Jumat (17/4/2026).

Pada periode ini, lanjutnya, FEB UMK mencatat 13 mahasiswa lulus tanpa skripsi, terdiri dari 11 mahasiswa Program Studi Manajemen dan 2 mahasiswa Program Studi Akuntansi. Mereka menyelesaikan studi melalui jalur prestasi akademik dan non-akademik.

Capaian tersebut, tuturnya, diraih melalui berbagai program, seperti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) skema Kewirausahaan dan Riset, hingga lolos pendanaan dan tampil di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS).

“Selain itu, sejumlah mahasiswa juga meraih prestasi dalam kompetisi nasional seperti Business Plan Competition dan Marketing Competition,” bebernya.

Baca juga: UMK Siapkan Aturan Penggunaan AI di Kampus, Rektor: “Jangan Jadi Jalan Pintas Mahasiswa”

Selain capaian mahasiswa, kata dia, FEB UMK juga mencatat Program Studi Manajemen telah meraih Akreditasi Unggul. Sementara itu, Program Studi Akuntansi tengah berproses menuju akreditasi yang sama.

Dekan FEB UMK tersebut juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua atas dukungan selama proses pendidikan. Menurutnya, peran keluarga menjadi faktor penting dalam keberhasilan mahasiswa.

“Melalui kegiatan ini, FEB UMK berharap para lulusan terus berinovasi dan menjaga nama baik almamater. Para calon sarjana pun dilepas untuk melangkah ke dunia profesional dengan penuh optimisme, imbuhnya.

Salah satu lulusan berprestasi, Muhammad Arif Abidin, berhasil mengembangkan usaha budidaya Lele Premium Borneo. Usahanya kini telah menembus pasar internasional dengan ekspor ke Sarawak, Malaysia.

Arif mengaku pengalaman selama kuliah menjadi bekal penting dalam mengembangkan bisnisnya. Ia menilai program Wirausaha Merdeka dan pembelajaran di kampus sangat membantu dalam praktik usaha.

“Pembelajaran di UMK sangat membantu saya mengembangkan usaha hingga bisa ekspor. Kuncinya berani mencoba dan mengimplementasikan ilmu,” ujar Arif.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER