BETANEWS.ID, KUDUS – Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, Lingkungan Hidup (PKPLH) Kabupaten Kudus memastikan, Hutan Kota Tanggulangin tetap dirawat dan dipelihara dengan baik. Komitmen itu dilakukan untuk menjaga fasilitas ruang terbuka hijau demi kenyamanan masyarakat.
Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan dan Ruang Terbuka Hijau pada Dinas PKPLH Kudus, Heri Muryanto menjelaskan, lahan Hutan Kota Tanggulangin sebelumnya merupakan tanah sewa milik PJKA. Namun, 2020 sewa tersebut tidak lagi diperpanjang.
“Meski sewanya sudah tidak kita lanjutkan, hutan kota tetap kami rawat. Karena masih ada bangunan dan fungsinya sebagai ruang terbuka hijau,” tuturnya.
Baca juga: Bupati Imbau Puskesmas di Kudus Rujuk Pasien Hanya ke RSUD Loekmono Hadi
Ia mengatakan, perawatan tetap dilakukan secara berkala walaupun dengan keterbatasan tenaga dan anggaran. Menurutnya, pemeliharaan yang dilakukan meliputi, pembersihan rutin, perbaikan fasilitas yang mengalami kerusakan ringan.
“Yang jelas tetap kami rawat semampu kami. Kalau ada yang rusak, akan kami perbaiki. Jadi kami tidak membiarkan begitu saja,” jelasnya.
Meski jumlah pengunjung tidak seramai sebelumnya, Heri mengakui masih ada masyarakat yang datang ke Hutan Kota Tanggulangin untuk bersantai. Namun, intensitas kunjungan saat ini tergolong menurun.
Untuk meningkatkan daya tarik kawasan tersebut, Dinas PKPLH Kudus telah menyiapkan rencana pengembangan pada tahun 2026. Salah satu rencana yang disiapkan adalah pemasangan lampu hikmah sebagai penerangan sekaligus penunjang estetika kawasan.
“Di tahun 2026 ada rencana pemasangan lampu hikmah. Ini masih tahap perencanaan, belum masuk pengadaan,” jelasnya.
Baca juga: Warga Karangrowo Kudus Rogoh Kocek Pribadi Urug Jalan Kabupaten, Dinas PUPR Angkat Suara
Ia menambahkan, realisasi proyek tersebut bergantung pada selesainya proses perencanaan dan mekanisme pengadaan. Meski belum dapat memastikan waktu pelaksanaan, pihaknya berharap proyek tersebut bisa direalisasikan di awal tahun.
Dengan adanya penambahan fasilitas tersebut, Heri berharap Hutan Kota Tanggulangin kembali ramai dikunjungi dan dapat dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan kreatif dan event berskala kecil.
“Harapannya taman ini bisa lebih hidup dan memberi manfaat lebih besar bagi warga Kudus,” imbuhnya.
Editor: Kholistiono

