31 C
Kudus
Jumat, Januari 23, 2026

Pembangunan Kopdes Merah Putih di Kudus Dikebut, 12 Lokasi Segera Rampung

BETANEWS.ID, KUDUS – Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Kudus terus menunjukkan progres signifikan. Hingga akhir Januari 2026, pemerintah daerah menargetkan sedikitnya 10 KDMP rampung dan siap memasuki tahap operasional.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Kudus, Famny Dwi Arfana, mengungkapkan bahwa progres di lapangan bahkan melampaui target awal. Saat ini, terdapat 12 koperasi desa yang proses pembangunannya telah mencapai lebih dari 80 persen.

“Target kami memang 10 KDMP selesai akhir Januari 2026. Namun melihat perkembangan di lapangan, ada 12 koperasi yang progresnya sudah di atas 80 persen dan kami upayakan semuanya bisa rampung,” ujar Famny saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (22/1/2026).

-Advertisement-

Baca juga: Dana Desa di Kudus Terpangkas Hingga Rp96 M, Per Desa Rata-rata Terima Rp300 Juta

Famny merinci, sejumlah KDMP dengan progres lebih dari 80 persen tersebar di beberapa kecamatan. Di Kecamatan Dawe, pembangunan KDMP berlangsung di Desa Puyoh dan Samirejo. Sementara di Kecamatan Gebog terdapat KDMP di Desa Gondosari dan Besito.

Selain itu, KDMP juga dibangun di Desa Getas Pejaten, Pasuruan Lor, Loram Wetan, Megawon, dan Ngembal Kulon di Kecamatan Jati. Sedangkan kecamatan lainnya meliputi Desa Gulang di Kecamatan Mejobo, Desa Kutuk di Kecamatan Undaan, serta Desa Papringan di Kecamatan Kaliwungu.

Famny menambahkan, pembangunan KDMP tidak hanya terfokus pada 12 lokasi tersebut. Dari total 132 desa dan kelurahan di Kabupaten Kudus, sebanyak 78 desa telah menyatakan kesiapan atau sedang dalam proses pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.

“Progresnya memang berbeda-beda karena waktu mulai pembangunan juga tidak sama,” jelasnya.

Untuk pembiayaan, Famny menegaskan seluruh pembangunan fisik KDMP didukung oleh pemerintah pusat melalui PT Agrinas. Setiap koperasi dibangun di atas lahan seluas 1.000 meter persegi, dengan bangunan utama berukuran 20 x 30 meter atau sekitar 600 meter persegi.

“Sisa lahan akan dimanfaatkan untuk area parkir dan penunjang kegiatan koperasi,” terangnya.

Baca juga: 74 Desa di Kudus Siap Bangun Kopdes Merah Putih

Setelah pembangunan fisik selesai, tahapan berikutnya adalah penguatan operasional. Pemerintah pusat akan melengkapi fasilitas koperasi, termasuk peralatan dan kendaraan operasional guna menunjang aktivitas usaha.

Famny berharap, kehadiran KDMP dapat bersinergi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dengan demikian, perputaran ekonomi desa dapat meningkat dan UMKM lokal semakin berkembang.

“Kami berharap KDMP menjadi penggerak ekonomi desa dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” imbuhnya.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER